Dinkes DKI Soal Warung Emperean di Halte Tanah Abang: Sangat Tidak Higenis!

Amalia Purnama Sari
Amalia Purnama Sari

Dinkes DKI Soal Warung Emperean di Halte Tanah Abang: Sangat Tidak Higenis! Halte di kawasan Tanah Abang (sumber: Detik.com)

Winnetnews.com - Setelah lama tidak dikelola dengan benar, halte bus di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Barat, kini berbuah fungsi menjadi warung makan yang dikelola oleh Pedagang Kaki Lima (PKL).

Penjelamaan halte bus menjadi tempat makan ini ditengarai oleh lemahnya pengawasan dan fasilitas umum oleh Pemerintah DKI Jakarta. Menurut penuturan beberapa orang, kondisi halte tersebut terlihat berantakan karena banyak piring dan gelas diletakkan di sana-sini.

Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Kesehatan Olahraga Dinas Provinsi DKI Jakarta, Rismana Adji, berkomentar jika kondisi kesehatan di warung-warung ini buruk sekali. Ia menyarankan untuk diadakan penertiban massal oleh pihak keamanan.

“Ini tentu tidak layak untuk para pembeli. Dari aspek kesehatan saja tidak memenuhi standar. Harusnya pemerintah, khususnya walikota dan gubernur, memberlakukan penertiban. Koordinasi bisa dilakukan dengan kecamatan atau kelurahan,” ujar Adji, dilansir dari Detik.com, Rabu (18/09).

Adji menambahkan jika standar hygine sanitasi pangan harus mencakup tempat yang layak. Dalam artian lokasi tempat makan harus jauh dari sumber tercemar, contohnya adalah jalanan. Kondisi seperti ini menurutnya dapat menyebabkan infeksi, kerancunan, diare ringan, hingga kematian.

Aji juga memberi pesan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih tempat makan. Menurutnya, mindset masyarakat harus diubah untuk tidak selalu memilih makanan yang ‘asal kenyang’.

“Perlu diperhatikan juga makanan yang sehat dan bergizi, tidak hanya murah dan asal kenyang saja,” pungkasnya.

Apa Reaksi Kamu?