Dinyatakan Melanggar Kode Etik, DKPP Berhentikan Ketua KPU Arief Budiman
Arief Budiman (Foto: detikcom)

Dinyatakan Melanggar Kode Etik, DKPP Berhentikan Ketua KPU Arief Budiman

Rabu, 13 Jan 2021 | 17:15 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan Arief Budiman dari jabatannya sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Keputusan tersebut terkait dengan pendampingan Arief terhadap komisioner KPU Evi Novida Ginting menggugat surat keputusan Presiden.

"Teradu terbukti tidak mampu menempatkan diri pada waktu dan tempat di ruang publik karena di setiap kegiatan teradu di ruang publik melekat jabatan Ketua KPU," demikian bunyi penggalan putusan DKPP dalam persidangan, Rabu (13/1).

Selain itu, Arief juga dinyatakan bersalah karena tetap menjadikan Evi Novida sebagai komisioner KPU. Terkait itu, Arief dinilai telah melanggar kode etik dan dinyatakan tidak pantas untuk menjadi Ketua KPU.

"Memutuskan mengabulkan pengaduan pengadu untuk sebagian. Menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir dan pemberhentian dari jabatan Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia kepada teradu Arief Budiman selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia sejak putusan ini dibacakan," demikian bunyi putusan DKPP yang dibacakan Ketua DKPP Muhammad.

Lewat keputusan yang diambil dalam sidang etik putusan perkara bernomor 123-PKE-DKPP/X/2020 itu, KPU diminta melaksanakan putusan tersebut dalam kurun waktu tujuh hari.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...