Dirut BEI Yakin Tahun Depan Transaksi Harian Naik Jadi Rp 7 T

Dirut BEI Yakin Tahun Depan Transaksi Harian Naik Jadi Rp 7 T

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir-akhir ini lesu. Nilai transaksinya selalu di bawah rata-rata transaksi harian tahun ini Rp 5,7 triliun.

Meski demikian, Direktur Utama BEI Tito Sulistio yakin transaksi harian ini masih bisa naik hingga Rp 7 triliun tahun depan.

"Memang kita akan bicarakan Rp 6 triliun saat ini, tahun depan maunya kepala 7, karena ada 4 hal yang kita kerjakan. Menambah jumlah investor, memperkuat broker, tambah emiten yang bagus, memperbaiki dan menyempurnakan semua sistem infrastruktur di bursa," katanya di Gedung BEI, Sudirman CBD, Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2015).

Tahun ini Tito membidik masih sekitar 12-13 emiten baru masuk bursa. Sehingga totalnya jadi di atas 26 emiten baru.

"Ada beberapa yang perusahaan besar sudah bilang. Biar tahun depan besar, tambah 12-13 lagi masuk. Saya nggak bilang turun, kenapa saya bilang paling tidak ada 12, karena sekarang lagi expose ini. Ini Juni bukunya (laporan keuangan), satu perusahaan seperti waterpark, saya nggak bisa bilang," ungkapnya.

Tito berharap ketidakpastian ekonomi global bisa berakhir tahun ini. Dengan digenjotnya belanja anggaran oleh pemerintah maka akan memberi sentimen positif.

"Problem China saya lihat sudah akan selesai. Saya lihat G20 bilang masalah yuan sudah tidak ada lagi, tinggal The Fed yang masih simpang siur," ujarnya.

"Saya merasa ketidakpastian akan selesai di Oktober ini. Saya cuma harapannya government spending saja tahun ini," jelasnya.

Secara psikologis di pasar, sentimen sudah mulai membaik. Nilai tukar rupiah juga sempat menguat terhadap dolar AS.