Skip to main content

Disebut Mengandung Viagra, Kopi Jantan Ditarik Dari PasaranBro!

Kopi jantan dianggapmengandung viagra  foto: istimewa
Kopi jantan dianggapmengandung viagra foto: istimewa

winnetnews.com - FDA (US Food and Drug Administration) menarik peredaran kopi sachet Kopi Jantan beberapa waktu yang lalu. Penarikan kopi instan tersebut lantaran Kopi Jantan mengandung bahan sejenis viagra. Kopi yang dikemas dalam sachet tersebut bernama 'New of Kopi Jantan Tradisional Natural Herbs Coffee'.

Dalam pemasarannya, kopi tersebut memang ditujukan sebagai kopi penambah energi khusus bagi pria. Dari namanya saja sebenarnya konsumen sudah bisa peka terhadap efek dari kopi instan tersebut. Berdasarkan penelitian FDA, kopi ini mengandung desmethyl carbodenafil yang secara struktur mirip dengan bahan aktif pada viagra.

Padahal viagra sendiri merupakan jenis obat untuk gangguan disfungsi ereksi yang harus dibeli dengan resep dokter. Alhasil "Bestherbes Coffee LLC" di Texas Utara yang menjadi pengedar kopi instan tersebut untuk menarik produk kopi mereka dari pasaran di seluruh wilayah Amerika. Kopi Jantan dinilai berbahaya untuk dikonsumsi jika dipasangkan dengan nitrat. Zat ini biasanya terdapat pada obat-obatan yang ditujukan untuk pria yang menderita penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi hingga penyakit jantung.

Ternyata Kopi Jantan merupakan salah satu kopi instan yang populer di negara Malaysia. Kopi Jantan sudah didistribusikan sejak tahun 2016, dan tidak ada laporan kasus korban yang sakit setelah mengonsumsi kopi yang dianggap mengandung viagra ini.

Sementara itu, di Indonesia Kopi Jantan ternyata juga banyak dijual di toko online. Dalam kopi sachet seberat 13 gram tersebut, dituliskan keterangan isinya mengandung tongkat ali, guarana, maca, kopi instan, gula dan krimer non diary. Kabarnya khasiat dari kopi ini akan terasa setelah dikonsumsi selama 2 jam. Selain di toko online, Kopi Jantan di Indonesia juga banyak dijual bebas di warung jamu atau toko obat tradisional.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top