Diskotik Exotic Ditutup, Ini Kata Pegawai Exotic
Sumber foto : Istimewa

Diskotik Exotic Ditutup, Ini Kata Pegawai Exotic

Kamis, 19 Apr 2018 | 15:14 | Oky

Winnetnews.com - Setelah tidak ada aktivitas sejak Minggu (15/4/2018) lalu, diskotek Exotic di Jalan Jayakarta Dalam, Sawah Besar, Jakarta Pusat, resmi disegel Satpol PP DKI Jakarta.

Penyegelan itu membuat salah satu pegawai diskotek, Antika, kecewa karena tempatnya bekerja ditutup tanpa bukti yang jelas.

“Seharusnya pak Gubernur jangan ngeluarin (pencabutan izin) dulu dong. Kan hasilnya belum ada. Ngaco kan?” ujarnya ketika menyaksikan penyegelan, Kamis (19/4/2018).

Antika yang bekerja sebagai kasir selama dua tahun terakhir ini membandingkan kepemimpinan Anies dengan Gubernur sebelumnya ketika masih dipimpin Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Kalau kayak gini sumpah, saya kangen Pak Ahok,” kata wanita berusia 23 tahun ini.

Ia berasalan, selama kepemimpinan Ahok, Pemprov DKI Jakarta selalu mengutamakan pembuktian adanya pelanggaran hukum sebelum menutup suatu tempat.

“Soalnya kalau pak Ahok kan ‘kalau benar-benar ada bukti narkoba baru ditutup kan, disegel kan,” lanjutnya.

Antika dan sekitar 50 pegawai lainnya terpaksa harus menganggur dan mencari pekerjaan baru. Pasalnya, mayoritas pegawai sudah berkeluarga.

“(Melamar kerja) ke Taman Anggrek, nih temen aku nawarin kerja di sana, ya mau enggak mau aku harus ke sana, orang kalau pulang kampung jauh, teman-teman saya pada nangis semua kemarin,” tandasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...