Disuruh Jadi Saksi E-KTP, Setya Novanto Sakit Lagi, Mangkir Deh!

Disuruh Jadi Saksi E-KTP, Setya Novanto Sakit Lagi, Mangkir Deh!

Winnetnews.com - Sidang kasus korupsi proyek pengadaan KTP-elektronik (e-KTP) dengan terdakwa Andi Agustinus atau Andi Narogong kembali digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (9/10). Sejumlah saksi akan dihadirkan dalam persidangan ini, salah satunya adalah Ketua DPR Setya Novanto.

Kuasa hukum Novanto, Frederich Yunadi mengatakan kemungkinan Novanto tidak akan hadir dalam persidangan kali ini lantaran kondisi kesehatannya yang belum pulih.

"Saya belum dapat instruksi dan saya belum tahu ya. Saya enggak ngerti. Tapi kondisi beliau masih bed rest, secara kesehatan masih belum dimungkinkan," ujar Frederich .

Frederich pun juga tak tahu apabila Novanto akan memaksakan diri hadir sebagai saksi pada hari ini. Ia menegaskan sebagai kuasa hukumnya, sampai saat ini belum mendapatkan instruksi untuk mendampingi Ketua Umum Partai Golkar itu.

"Tapi kalau beliau bersedia dan mau memaksakan diri ya saya enggak tahu, tapi saya pribadi belum dapat instruksi apapun," tegasnya.

Frederich menambahkan, Novanto pada hari ini seharusnya menjalani cek kesehatan rutin pasca ia pulang dari rumah sakit pekan lalu.

"Menurut jadwal dari rumah sakit hari itu sih hari Senin checkup-nya," ungkapnya.

Diketahui dalam kasus ini, Andi Narogong didakwa telah merugikan negara sebesar Rp2,3 triliun dalam proyek KTP-el. Menurut jaksa, Andi diduga terlibat dalam pemberian suap terkait proses penganggaran proyek KTP-el di DPR RI, untuk tahun anggaran 2011-2013.

Selain itu, Andi berperan dalam mengarahkan dan memenangkan Konsorsium PNRI menjadi pelaksana proyek pengadaan KTP-el. Andi diduga mengatur pengadaan dalam proyek e-KTP bersama-sama dengan Setya Novanto. Novanto pun telah ditetapkan tersangka oleh KPK, namun memenangkan gugatan praperadilan atas penetapan tersangka tersebut.