Disuruh Surya Paloh Pindah ke Rusia, Begini Jawaban Ngeles Fadli Zon
Sumber : Istimewa

Disuruh Surya Paloh Pindah ke Rusia, Begini Jawaban Ngeles Fadli Zon

Sabtu, 7 Apr 2018 | 03:59 | Oky

Winnetnews.com - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, memberikan komentar terhadap politikus Gerindra, Fadli Zon, dengan menyarankan padanya untuk tinggal di Rusia, bila memang ia mengidolakan sosok Presiden Rusia, Vladimir Putin. Fadli menganggapnya sebagai hiburan.

“Kalau logikanya seperti itu, masak kita suka sama siapa lalu pindah ke sana?” balas Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/4/2018).

Surya Paloh menyebut bahwa dirinya menghargai apabila Fadli, layaknya rakyat Rusia, memang menyukai Putin. Hal itu disampaikannya dalam wawancara beberapa waktu lalu dengan pewarta. “Tapi ini kan rakyat Indonesia senang pada Jokowi, ya, tinggal di Indonesia,” katanya.

Surya menilai bahwa di Indonesia dibutuhkan pemimpin tegas dan pekerja keras, serta mampu menyatukan semangat dalam membangun negeri. Di samping itu, menurutnya sosok yang dibutuhkan adalah yang mau mengakui kekurangan.

Menurut Fadli Putin merupakan orang hebat, hal itu termasuk mengenai kepemimpinan. “Kalau mau lihat kepemimpinannya, tonton saja film dokumenter yang isinya wawancara dari sutradara terkenal Oiver Stone dan Putin,” tegasnya.

Pujian Fadli terhadap Putin terus ia layangkan termasuk melalui cuitan beberapa waktu lalu. Fadli mengucap Putin memiliki kecerdasan, keberanian, visi jauh ke depan, tak plonga-plongo serta tak banyak hutang. “Pokoknya banyaklah sisi baik dari kepemimpinan Putin,” ujarnya.

Sedangkan, menurutnya Presiden Joko Widodo selama memimpin Indonesia terbukti gagal dalam memenuhi janji-janjinya. Padahal, Fadli mengatakan bahwa mantan Wali Kota Solo tersebut sudah sejak tahun 2014 diberikan kesempatan.

“Mau bangun 50 ribu puskemas dalam lima tahun, tunjukin, dong. Mau buyback Indosat, mana langkah-langkahnya? Mau buat Pertamina lebih hebat dari Petronas, mana?” ujarnya. Ia juga menambahkan soal Prabowo Subianto yang sampai sekarang belum teruji. “Kalau diberi kesempatan, baru,” sambungnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...