Ditemukan Virus Baru di Brasilia
ilustrasi

Ditemukan Virus Baru di Brasilia

Kamis, 13 Feb 2020 | 09:59 | Rusmanto
Winnetnews.com - Beberapa ilmuwan di Brasil belum lama ini telah mengidentifikasi jenis virus baru yang misterius. Temuan yang akhirnya diberi nama yaravirus ini memiliki susunan gen asing yang tidak dapat dikenali, bahkan belum tercatat sama sekali dalam penelitian maupun dunia sains secara keseluruhan.

Meski demikian, para ilmuwan tersebut memastikan bahwa yaravirus tidak menginfeksi sel tubuh manusia. Virus berukuran besar ini lebih banyak berinteraksi dengan amoeba serta mikroba sejenisnya yang banyak ditemukan di perairan. Simak informasi berikut untuk mengetahui seperti apa karakteristik dan penyebaran virus asing ini.

Asal-muasal ditemukannya yaravirus

image0

Bumi dipenuhi oleh jutaan spesies makhluk hidup, tetapi jumlah ini belum mencakup beragam spesies mikroba asing yang belum ditemukan oleh para ilmuwan. Salah satu spesies misterius yang baru-baru ini terungkap adalah yaravirus dari Brasil.

Penemuan yaravirus berawal dari kegiatan sekelompok ilmuwan asal Brasil beberapa tahun lalu. Mereka mengumpulkan sampel air dari anak aliran Danau Pampulha, yakni danau buatan yang terletak di kota Belo Horizonte, Brasil.

Para ilmuwan tersebut hendak mencari virus berukuran besar dengan banyak susunan gen yang sering kali menginfeksi amoeba. Amoeba adalah makhluk hidup bersel tunggal dengan bentuk berubah-ubah yang dapat dibedakan dari bakteri.

Saat sampel air yang terkumpul disatukan dengan sel-sel amoeba, para ilmuwan justru mendapati temuan baru. Alih-alih memperoleh virus berukuran besar yang menginfeksi amoeba, mereka malah menemukan virus-virus yang berukuran lebih kecil.

Jônatas Abrahão, profesor departemen mikrobiologi Federal University of Minas Gerais, Brasil, menyebutkan bahwa virus yang menginfeksi amoeba biasanya berukuran lebih dari 200 nanometer. Sementara itu, virus yang mereka temukan hanya berukuran 80 nanometer, tergolong kecil dibandingkan virus-virus pada umumnya.

Melansir laman Science Mag, virus tersebut lantas diberi nama ‘yaravirus’. ‘Yara’, atau dalam bahasa aslinya dikenal sebagai ‘Iara’, adalah sosok ratu air dalam mitologi Brasil. Nama ini lekat dengan air yang menjadi tempat awal ditemukannya virus tersebut.

Meski ukuran dan susunan gennya termasuk kecil, yaravirus bisa menginfeksi amoeba seperti halnya virus berukuran besar. Selain itu, para ilmuwan pun menemukan hal lain yang tidak kalah unik. Virus tersebut ternyata memiliki gen yang tidak dapat dikenali.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...