Ditinggal Istri Jadi TKW, Pria ini Gantung Diri di Kandang Kambing
Ilustrasi: Shutterstock

Ditinggal Istri Jadi TKW, Pria ini Gantung Diri di Kandang Kambing

Minggu, 26 Jan 2020 | 22:06 | Amalia Purnama Sari
Winnetnews.com - Seorang pria asal Kecamatan Umbulsari ditemukan tewas gantung diri di kandang kambing di belakang rumahnya pada Minggu (26/01) dini hari. Korban diketahui nekat mengakhiri hidupnya karena depresi ditinggal istrinya bekerja di luar negeri.

“Sebelumnya korban melarang istrinya bekerja, tapi sang istri nekat berangkat. Dari situlah mungkin dia depresi dan putus asa,” kata Kapolsek Umbulsari Iptu Murgiyanti, dilansir Detik.com, Minggu (26/01).

Menurut keterangan Murgiyanto, korban dengan inisial SRR itu sebelumnya sempat mengalami gangguan syaraf akibat kecelakaan. Sang istri yang saat itu bekerja sebagai TKW akhirnya pulang untuk merawat sang suami.

“Istrinya pulang untuk merawat. Setelah itu sang istri pamit untuk kerja lagi. Namun korban meminta sang istri untuk tidak pergi. Karena kondisi ekonomi keluarga yang sulit, sang istri tetap berangkat. Mungkin itu yang menyebabkan korban menjadi depresi,” jelas Murgiyanto.

Sampai pada Sabtu (25/01), kepada keluarga, korban mengutarakan hasratnya untuk bunuh diri. Pria berusia 32 tahun itu merasa hidupnya sudah tidak berarti lagi.

“Sejak pamit mau bunuh diri itu korban selalu diawasi oleh keluarga dan selalu dipantau terus-menerus, terutama oleh ayah korban,” lanjut Murgiyanto.

Namun sekitar pukul 00.30 WIB dini hari tadi, keluarga korban kecolongan. Saat semua keluarganya tertidur lelap, korban pun melaksanakan aksinya untuk gantung diri.

“Ketika ayahnya bangun sekitar pukul 02.30, korban sudah tidak berada di kamarnya. Ketika dicari, korban ditemukan sudah gantung diri di kandang kambing belakang rumah,” papar Murgiyanto.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke perangkat desa untuk kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian. Tak berselang lama, petugas Polsek Umbulsari datang dan melakukan TKP.

“Dasri hasil TKP, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Kami sempat melakukan visum korban lewat Puskesmas. Hasilnya memang tak ditemukan luka selain luka leher bekas jeratan tampar. Jadi kesimpulannya korban memang meninggal karena bunuh diri,” pungkasnya.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...