Skip to main content

Ditjen Pajak Akan Bisa Mengakses Dana Nasabah Bank

Ditjen Pajak Akan Bisa Mengakses Dana Nasabah Bank
Ditjen Pajak Akan Bisa Mengakses Dana Nasabah Bank

Mulai 2018 Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan akan bisa mengakses data para nasabah perbankan.

Nantinya, dana para deposan atau pemilik deposito di bank ikut dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak. Jadi, Ditjen Pajak bisa melihat kepatuhan Wajib Pajak (WP).

Dirjen Pajak, Sigit Priadi Pramudito, menjelaskan pembukaan data dana nasabah di perbankan dilakukan untuk mengetahui kepatuhan para wajib pajak. Termasuk dana para deposan yang disimpan di luar negeri.

Sigit juga menyebutkan, Indonesia telah bekerjasama dengan Amerika Serikat (AS) melalui Foreign Account Tax Compliance Act (FACTA). Lewat kerjasama ini, Ditjen Pajak bisa mengetahui data-data nasabah Indonesia yang ada di AS dan sebaliknya.

"Kami sudah punya FACTA dari AS, kami punya rekening orang AS yang ada di Indonesia melalui institusi pajak. 2018 Di akan diberlakukan semua hal yang sama," katanya.

Selanjutnya, kata Sigit, Indonesia juga bisa melakukan kerjasama dengan berbagai negara lainnya terkait pembukaan rekening tersebut.

"Kami bisa men-declare rekening orang Indonesia yang ada di Singapura. Ada G-20 untuk adopsi FACTA, itu yang ke depan akan ditemukan semuanya. Kami yang pasti-pasti saja," jelas dia. (jk)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top