Ditutup 10 Jam, Pemkot Surabaya Akan Test Beban Jembatan Ujung Galuh
ilustrasi

Ditutup 10 Jam, Pemkot Surabaya Akan Test Beban Jembatan Ujung Galuh

Senin, 23 Apr 2018 | 16:54 | Rusmanto

WinNetNews.com - Pemkot Surabaya berencana mengetes kekuatan Jembatan Ujung Galuh. Pengetesan dengan beban 200 ton akan dilakukan, Selasa (24/4/2018) mulai pukul 08.00 hingga 18.00 Wib.

"Tes beban dilakukan untuk mengetahui kekuatan jembatan sebelum diserahkan ke kita. Jembatan itu kan CSR, jadi sebelum diserahkan, kita tes dulu kekuatannya," kata Kadis PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Erna Purnawati, Senin (23/4/2018).

Tes beban dilakukan pihaknya bersama tim Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS). "Jembatan akan dites dengan berat 200 ton menggunakan 8 truk yang masing-masing truk bermuatan 25 ton serta akan ada alat pengukurannya, apakah ada penurunan dari jembatan itu atau tidak," ungkap Erna.

Pemilihan jam penutupan kata Erna untuk memberikan kesempatan atau mengakomodir masyarakat yang ingin berangkat kerja dan anak-anak yang berangkat ke sekolah.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat mengatakan sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes Surabaya untuk melakukan rekayasa arus lalu lintas Jembatan Ujung Galuh selama proses tes beban.

"Arus lalu lintas di sekitar Jembatan Ujung Galuh itu tetap kembali pada semula, yakni sebelum ada jembatan baru itu," kata Irvan.

Menurutnya arus lalulintas yang paling signifikan terdapat di Jalan Darmo Kali sisi utara. Sebab, di jalan itu nantinya akan diberlakukan kembali arus dua arah. 

"Kita akan menurunkan sekitar 30 personil untuk membantu para pengendara yang akan melintas di kawasan itu. Kami mengimbau kepada warga Surabaya untuk sementara waktu menghindari kawasan itu, supaya tidak terjadi penumpukan, karena akan ada penutupan sementara," ujarnya. (detikcom)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...