Diusulkan Jadi Kepala Staf Presiden, Begini Tanggapan Fahri Hamzah
Pertemuan sejumlah petinggi Partai Gelora dengan Presiden Joko Widodo. (Foto: Twitter/fahrihamzah)

Diusulkan Jadi Kepala Staf Presiden, Begini Tanggapan Fahri Hamzah

Kamis, 23 Jul 2020 | 13:40 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Politikus Fahri Hamzah bersama beberapa petingg Partai Gelombang Rakyat (Gelora), menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (20/7/2020) lalu. Dalam kesempatan itu Farhi membagikan ceritanya lewat akun Twitter pribadinya.

“Salam dari presiden, kata beliau berat badannya turun 3 kilo mikirin keadaan…belum pernah turun sebanyak ini katanya,” tulis Fahri di Twitter.

Unggahan Mantan Wakil Ketua DPR itu kemudian direspons banyak warganet, termasuk ada yang berharap Fahri menjadi Kepala Staf Presiden menggantikan Moeldoko.

“Kalau @Fahrihamzah jadi Kepala Staf Presiden menggantikan Moeldoko, apakah anda setuju?” kata salah seorang warganet. 

Mantan politikus PKS itu kemudian menjawab dengan penolakan secara halus. Fahri mengungkapkan dirinya lebi nyaman menjadi rakyat yang bebas menikmati kehidupan di perkampungan.

“Ijinkan saya menjadi rakyat. Menikmati kebebasan dan kenikmatan memeluk tanah, laut dan hutan. Menghirup udara desa yang bersih dan menjadi sahabat nelayan dan petani," kata Fahri Hamzah.

Pertemuan sejumlah petinggi Partai Gelora dengan Presiden Joko Widodo seperti diungkapkan oleh Ketua Umum Gelora, Anis Matta merupakan bentuk silatruahmi setelah partainya mendapat pengesahan dari Pemerintah.

“Alhamdulillah kami baru saja bertemu dengan bapak Presiden Jokowi, kami meminta pertemuan ini setelah kami dari Partai Gelora resmi sebagai partai politik telah mendapatkan pengesahan dari Kemenkumham, sehingga kami merasa perlu melakukan silaturahim pertama kali dengan bapak presiden,” kata Anis.

Menurut Anis, silaturahmi merupakan kewajiban moral untuk Partai Gelora sebagai partai baru.

“Silaturahim seperti ini harus kita lakukan sebagai kewajiban moral, terutama di saat kita menghadapi krisis besar seperti yang kita alami. Pandemi telah berkembang menjadi krisis ekonomi, mudah-mudahan, Insya Allah tak berkembang jadi krisis sosial dan politik,” kata Mantan Presiden PKS itu.

Beberapa nama besar petinggi Partai Gelora ikut hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain Ketua Umum Anis Matta, Wakil Ketua Umum Fahri Hamzah, Sekjen Mahfud Siddiq, Bendahara Umum Ahmad Royadi, dan Ketua Bidang Seni Budaya Deddy Mizwar. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...