Divonis Hukuman Mati, Aulia Kesuma Pembunuh Suami-Anak Tiri Akan Ajukan Banding

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 2 tahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

Divonis Hukuman Mati, Aulia Kesuma Pembunuh Suami-Anak Tiri Akan Ajukan Banding
Foto: Tribunnews

Winnetnews.com -  Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah menjatuhkan vonis hukuman mati kepada dua terdakwa kasus pembunuhan berencana, Aulia Kesuma dan putranya Geovanni Kelvin. Keduanya, menilai vonis yang diberikan hakim terlalu berat sehingga akan mengajukan banding hingga grasi ke Presiden Joko Widodo.

Hal itu dikatakan oleh Kuasa Hukum Aulia Kesuma dan Geovanni Kelvin, Firman Candra saat dikonfirmasi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (15/6)

Ia mengatakan bahwa masih ada upaya-upaya hukum yang akan diambil oleh terdakwa I Aulia Kesuma dan terdakwa II Geovanni Kelvin untuk meringankan vonis yang diberikan Majelis Hakim.

"Kita akan melakukan upaya hukum berikutnya di Indonesia yang telah disediakan. Naik banding, kasasi, peninjauan kembali, dan terakhir kita akan minta grasi ke Presiden Indonesia, karena ini sudah bertentangan dengan deklarasi universal tentang hak asasi manusia. kami berharap hukuman mati bisa dihapuskan," kata Firman.

Sebagai Kuasa Hukum terdakwa I dan II, ia menilai hukuman mati seharusnya sudah tidak diberikan dan upaya keterangan yang meringankan juga sudah dijelaskan saat pleidoi.

"Kemudian yang paling penting Ibu Aulia dengan almarhum (Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili) itu ada kehidupan yang namanya anak. anak yang berusia 4 tahun yang sekarang tidak tahu akan asuh oleh siapa. anak yatim dan mungkin sekarang akan piatu. kalau ibu Aulia sendiri dihukum sangat berat sekali," tuturnya.

Terkait itu, dia akan coba menyurati Presiden dan Komisi III DPR RI untuk hukuman mati segera dihapuskan karena melanggar deklarasi universal hak asasi manusia.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...