Djarot Tidak Mau Diajak Jokowi ke Natuna
istimewa

Djarot Tidak Mau Diajak Jokowi ke Natuna

Jumat, 19 Mei 2017 | 16:19 | Rusmanto

WinNetNews.com - Presiden Jokowi terbang ke Natuna, Kepulauan Riau, pagi ini. Dia menyaksikan puncak Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI.

Jokowi mengundang gubernur seluruh Indonesia untuk latihan menembak. Namun, ternyata Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tidak memenuhi undangan Jokowi.

Apa alasan Djarot menolak undangan Jokowi itu? "Saya diundang untuk ambil privat. Saya sudah minta izin untuk tidak bisa ikut, karena tanggung jawab di Jakarta jauh lebih penting," kata Djarot di Balai Kota Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Djarot mengatakan, karena tugas sebagai Plt Gubernur DKI Jakarta baru diterimanya, maka dia tidak dapat meninggalkan Ibu Kota. Sebab, masih banyak tugas yang tidak boleh ditunda sepeninggal Gubernur nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Kalau saya tinggal ke sana, bahaya. Kami lebih pentingkan menyelesaikan tugas di Jakarta," kata dia.

Djarot mengandaikan, jika Ahok masih menduduki kursi DKI 1 maka bisa saja dia atau Ahok memenuhi undangan Jokowi.

"Kecuali kalau Pak Ahok masih ada," ucap Djarot.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...