DK SEVENTEEN Beli Gedung Rp82 Miliar di Gangnam, Ini Reaksi Netizen Korea

Nisa Diniah

Dipublikasikan 3 bulan yang lalu • Bacaan 1 Menit

DK SEVENTEEN Beli Gedung Rp82 Miliar di Gangnam, Ini Reaksi Netizen Korea
Foto: Kstarlive.com

Winnetnews.com -  Salah satu member SEVENTEEN, DK dikabarkan menjadi pemilik sebuah gedung mewah di daerah Sinsa-dong, Gangnam, Korea Selatan. Penyanyi kelahiran 1997 ini membeli gedung dengan 5 lantai di kawasan elit itu seharga lebih dari 6,8 miliar KRW (sekitar Rp82 miliar).

Gedung tersebut dibangun tahun 2012 lalu dan dikenal karena eksteriornya yang indah. Lokasinya juga cukup strategis karena dekat dengan Stasiun Apgujeong, daerah yang saat ini sedang mengalami perkembangan pesat.

Orang dalam mengungkapkan bahwa untuk mempercepat proses mendapatkan pinjaman untuk pembelian bangunan, DK mendirikan sebuah perusahaan yang dikenal sebagai RoaD.K, di mana ia adalah pemegang saham tunggal dan terbesar.

Menanggapi hal ini, Tim Manajer Eight Building Brokerage, Jo Eun Jang menganalisis, "Daerah itu dulunya adalah tempat tinggal tetapi seiring dengan berkembangnya area komersial, ada banyak permintaan untuk tempat tinggal dan ruang kantor."

Sementara itu, DK menjadi salah satu idol K-Pop populer seiring dengan popularitas grup SEVENTEEN. Grupnya baru-baru ini mencatat total 1.335.862 copy dalam penjualan album minggu pertama dengan merilis mini album ke-9 mereka, Attacca.

Setelah mendengar kabar bahwa DK membeli sebuah gedung di kawasan Gangnam, banyak netizen Korea membagikan pendapatnya di forum komunitas online.

"Apakah ini yang namanya paper company?," lol," kata netizen Korea dikutip The Qoo via Allkpop.

"Wow, itu...luar biasa," ujar netter lain.

"Aku tidak percaya dia punya uang sebanyak itu untuk membeli gedung itu," tambah netter lain.

"Dia pasti membeli untuk dijual kembali," sambung netter lain.

"Wow, bagaimana dia bisa mendapatkan pinjaman sebesar itu di bawah perusahaan baru seperti itu?," ungkap netter lain.

"Aku kira menjadi selebriti adalah yang terbaik. Kamu bisa membeli gedung begitu cepat," seru netter lain.

"Oh wow, apakah dia membeli sebagai bangunan investasi?," sahut netter lain.

"Itu pasti paper company," komentar netter lain.

"Itu dalam skala yang berbeda," pungkas yang lainnya. 

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...