Dokter Sekaligus Dosen Penyebar Hoaks Diciduk di Bandung
Ilustrasi

Dokter Sekaligus Dosen Penyebar Hoaks Diciduk di Bandung

Selasa, 28 Mei 2019 | 15:30 | Daniel

Winnetnews.com - Kasus penyebaran hoaks kembali menjerat satu nama, kali ini seorang pria berinisial DS menjadi tersangka penyebaran hoaks tentang remaja berusia 14 tahun yang disebut tewas pada saat kericuhan Pasca Pilpres 2019 pada 22 Mei 2019 di Jakarta.

Pelaku berinisial DS ditangkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat di Bandung. DS ternyata adalah seorang dokter sekaligus dosen di salah satu perguruan tinggi di Bandung. Menurut pihak kepolisian, konten yang disebarkan oleh DS berpotensi menimbulkan kebencian.

“Yang bersangkutan kita lakukan penangkapan karena di akun Facebook nya ini membuat berita bohong yang dapat menimbulkan keonaran, berkaitan dengan kejadian di Jakarta 22 Mei 2019 kemarin,” jelas Dirreskrimsus Polda Jabar Kombes Samudi seperti dikutip dari Antara.

“Siapapun yang membaca ini akan menimbulkan kebencian dan amarah kepada institusi Polri yang apabila ini tidak disaring dan dijelaskan, betapa bahayanya,” tambah Samudi.

Samudi juga menyayangkan hoaks kali ini tersebar oleh seseorang yang sebenarnya secara akademis seharusnya tahu bahwa itu bukan berita yang dapat dipercaya. DS sendiri mengaku hanya melakukan copy paste konten pemberitaan tersebut di jejaring sosial Facebook.

“Saya posting itu bukan murni saya ketik, tapi saya copy paste ke dalam grup yang sedang berdiskusi. Mohon maaf sekali dan saya juga sudah membuat permintaan maaf secara resmi yang panjang di feed saya,” tukas DS.

­

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...