Dolar bervariasi di tengah data ekonomi kuat AS

Cincin Suryanto
Rabu, 19 Agustus 2015 09:48 WIB
Oleh Cincin Suryanto pada Rabu, 19 Agustus 2015 09:48 WIB
Image Dolar bervariasi di tengah data ekonomi kuat AS

Kurs dolar AS diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa (Rabu pagi WIB), di tengah data ekonomi yang kuat di negara itu.

Departemen Perdagangan AS, seperti dilaporkan Xinhua, mengatakan pada Selasa (18/8) bahwa jumlah rumah baru yang dibangun (housing starts) pada Juli berada pada tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 1,206 juta unit, tingkat tertinggi sejak Oktober 2007.

Perkiraan terbaru itu 0,2 persen di atas estimasi Juni yang direvisi pada 1,204 juta unit dan 10,1 persen di atas posisi Juli 2014 pada 1,095 juta unit.

Laporan positif jumlah rumah baru ditambah laporan ketenagakerjaan dan data penjualan ritel yang kuat baru-baru ini, memperkuat spekulasi pasar untuk kenaikan suku bunga secepatnya pada September.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,20 persen menjadi 96,997 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh menjadi 1,1024 dolar dari 1,1080 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,5663 dolar dari 1,5592 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7340 dolar dari 0 9379 dolar.

Dolar AS dibeli 124,39 yen Jepang, lebih rendah dari 124,43 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS menguat menjadi 0,9782 franc Swiss dari 0,9769 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,3059 dolar Kanada dari 1,3084 dolar Kanada.

(cn)

Cara mudah tidak cepat gemuk meski sering makan.
Permintaan Maaf Kiper Liverpool Usai Pertandingan Final Liga Champions

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.