Dolar Diperkirakan Akan Terus Menguat Hingga Rp 13.600

Dolar Diperkirakan Akan Terus Menguat Hingga Rp 13.600 ilustrasi

WinNetNews.com - Nilai tukar dolar AS yang menguat terhadap Rupiah sudah terjadi sejak pekan lalu. Kemarin tembus hampir Rp 13.500 per dolar AS. Penguatan dinilai terjadi karena dampak dari pengaruh eksternal dalam hal ini AS.

Analis Divisi Treasury PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Apressyanti Senthaury menjelaskan, dolar AS diprediksikan masih akan menguat. Bahkan sampai melewati level Rp 13.600.

Penyebabnya tak lepas dari sentimen eksternal, yaitu optimisme investor atas kondisi ekonomi Amerika Serikat.

"Dolar AS bisa tembus Rp 13.600. Terlebih jika reformasi pajak Presiden yang dikenal fenomenal sedunia itu disetujui oleh kongres. Nampaknya greenback masih akan mendominasi bahkan atas beberapa mata uang dunia lainnya," kata Syanti, Selasa (3/10/2017).

Menurut dia hal ini juga ditopang dengan estimasi data-data ekonomi AS yang akan dirilis dalam waktu dekat. Seperti neraca perdagangan yang diperkirakan akan lebih baik dari data sebelumnya.

Selain itu, penguatan juga terdorong oleh faktor tersebut terjadi karena Presiden Trump yang berencana untuk melakukan pemotongan pajak. "Ini sudah diumumkan minggu lalu," ujarnya.

Namun juga ada beberapa hal yang berpotensi menahan laju penguatan dolar AS ke depannya. Dia menjelaskan, terkait keamanan di wilayah AS juga turut mempengaruhi.

"Seperti teror yang melanda Las Vegas baru-baru ini, bencana alam dan penantian pasar terhadap kepastiannya arah kebijakan Bank Sentral Amerika," imbuh dia. (detikcom)