DPR: Gojek dan GrabBike Jadi Koreksi Angkutan Konvensional

Cincin Suryanto
Senin, 13 Juli 2015 10:53 WIB
Oleh Cincin Suryanto pada Senin, 13 Juli 2015 10:53 WIB
Image DPR: Gojek dan GrabBike Jadi Koreksi Angkutan Konvensional

Ketua Komisi V DPR Michael Wattimena mengakui dinamika hadirnya piranti lunak seperti Gojek, GrabTaxi dan GrabBike memberikan dampak kepada transportasi yang telah memiliki regulasi seperti angkutan umum yang ada saat ini.

Kendati demikian, ia mengatakan piranti lunak seperti Gojek, GrabTaxi dan GrabBike masih belum memerlukan regulasi dalam penggunaan aplikasi-aplikasi itu.

"Hingga saat ini fasilitas itu masih memberikan kemudahan bagi masyarakat. Belum muncul keresahan yang sifatnya musuh bersama," ucap Michael di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (7/7).

Sebelumnya, Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Ellen SW Tangkudung mengatakan Gojek, Grab Taxi, dan Grab Bike dapat membahayakan keberadaan angkutan umum konvensional di Jakarta. Bahaya dapat muncul jika tidak ada pengaturan untuk penggunaan aplikasi-aplikasi macam itu oleh Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat.

Di beberapa daerah pun, mulai tampak penolakan terhadap keberadaan Gojek, GrabBike dan GrabTaxi ini dengan menuliskan "Gojek dan GrabBike dilarang masuk sini". Kendati demikian, Michael menilai hal tersebut belum bersifat nasional yang mendorong DPR dan pemerintah untuk membuat pengaturan akan hal itu.

Kalau ada indikasi keresahan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pemakai, maka itu akan diproteksi," tuturnya.

"Dengan adanya ini, akhirnya (angkutan konvensional) jadi terkoreksi. Daripada nunggu lama, mendingan hubungi sebentar dan ojek datang," ucap Politikus Partai Demokrat ini.

Grab Taxi merupakan sebuah aplikasi peranti lunak yang berasal dari Malaysia. Aplikasi tersebut bekerja sama dengan perusahaan taksi yang sudah ada di Indonesia, dan berperan menghubungkan pengguna dengan perusahaan terkait.

Sementara itu, Gojek merupakan aplikasi asli buatan anak Indonesia yang bergerak di bidang perhubungan antara pengguna jasa dengan para tukang ojek yang tergabung di dalamnya. Aplikasi Gojek yang tersedia untuk pengguna smartphone telah diluncurkan sejak Januari 2015.

(cn)

7 Cara Usir Migrain Saat Bekerja
Piala Dunia 2018: Brasil Kalahkan Kosta Rika 2-0

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.