DPR Merasa RUU Pengampunan Pajak Tidak Efektif

DPR Merasa RUU Pengampunan Pajak Tidak Efektif

Jumat, 22 Apr 2016 | 08:38 | Muchdi

WinNetNews.com - Polemik mengenai Rancangan Undang Undang (RUU) Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty terus bergulir. Sejumlah anggota DPR RI menyebut penerapan RUU tersebut tidak akan efektif.

Mereka yang berkomentar demikian termasuk anggota DPR Soepriyatno. Menurut dia, jika RUU tersebut disahkan menjadi UU, penerapannya pun tidak akan lama.

“Karena itu kan hanya berlaku untuk tahun ini saja. Sedangkan, sekarang baru masuk ke DPR, lalu saya perkirakan baru bisa disahkan Juli nanti. Berarti hanya tinggal lima bulan saja penerapannya. Apa efektif,” kata Soepriyatno, Kamis malam, 21 April 2016.

Meski demikian, Soepriyatno mengaku, tetap akan menampung semua aspirasi dari masyarakat. Termasuk, meminta masukan dari para pakar. “Makanya, hari ini kami berkunjung ke Unair (Universitas Airlangga) untuk meminta masukan dari para akademisi, khususnya di bidang perpajakan,” ujar Soepriyatno.

 

Indah Kurnia, yang juga anggota DPR, meminta agar pembuatan RUU tersebut dibuat berdasarkan asas keadilan.

“Karena kita tidak ingin UU ini justru menguntungkan mereka yang selama ini tidak rajin membayar pajak dengan tarif yang menurut saya sangat kecil, yaitu sekitar dua persen,” katanya.

.

Indah menjelaskan, pengajuan RUU Tax Amnesty juga terkesan dipaksakan. Sebab, RUU tersebut baru diterima oleh DPR RI pada tanggal 12 April 2016.

“Jadi kan aneh, padahal kita juga harus melakukan tahapan penyerapan aspirasi dengan para stakeholder yang tidak sebentar,” ujar Indah.

Sumber dari VIVA, Jakarta

Foto: Ikhwan Yanuar

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...