DPR Sidak ke Rutan Pondok Bambu: Jam Besuk Harus Ditambah

kontributor

Dipublikasikan 7 tahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

DPR Sidak ke Rutan Pondok Bambu: Jam Besuk Harus Ditambah

WinNetNews.com - Rombongan DPR melakukan sidak ke Rutan (rumah tahanan) kelas II A Pondok Bambu, Jakarta Timur. Sidak yang dipimpin oleh wakil ketua DPR Fahri Hamzah ini dilakukan lantaran banyaknya aduan dari para keluarga penghuni Rutan yang tidak diizinkan untuk menjenguk keluargannya di sana.

Dalam laporan yang dilansir dari liputan 6 dituliskan bahwa narapidanan Rutan Pondok Bambu mengeluhkan pembatasan jam kuningan keluarga, terlebih tahanan ibu-ibu yang kesulitan dijenguk oleh anaknya begitu pun sebaliknya.

Fahri mengungkapkan, jika terdapat anak-anak yang terpisah dengan ibunya, dan tidak mampu karena tidak memiliki biaya maka negara harus hadir.

"Saya menerima surat yang dikeluhkan ibu-ibu (warga binaan). Gak bisa ketemu sama anaknya. Makanya ini sangat berbahaya. Kami dapat surat itu dan makanya kami cek satu-satu, Itulah sebabnya kami tersentuh atas surat ini. Kebetulan yang berikan bekas pimpinan Komisi VIII dulu dan sekarang jadi pejabat daerah. Surat tertanggal 21 Oktober, tapi baru saya terima 2 hari lalu," ujar Fahri, Selasa (27/10/15).

Wakil Ketua DPR itu berpendapat bahwa pihak Rutan harus menambahkan jam kunjungan agar tidak ada lagi anak-anak yang terpisah oleh ibunya karena ibunya ditahan di Rutan. Menurutnya, sangat kurang jika kunjungan dilakukan sebulan sekali. Apalagi saat ini kunjungan saat ini dimulai pada jam 14.00, seperti yang kita ketahui bahwa umumnya jam tersebut adalah jam ketika anak baru pulang sekolah.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...