DPR Wacanakan Panja Virus Corona, Perlukah?
Foto: Mommyasia

DPR Wacanakan Panja Virus Corona, Perlukah?

Senin, 9 Mar 2020 | 17:58 | Khalied Malvino
Winnetnews.com - Wabah virus corona baru atau COVID-19 semakin hari semakin meluas saja. Bahkan hal tersebut membuat masyarakat panik dan phobia dengan orang-orang yang bersin dan batuk-batuk, padahal belum tentu menderita virus corona.

Menyikapi ketakutan masyarakat tersebut, Anggota Komisi I DPR Fraksi PAN, Farah Puteri Nahlia memastikan Panitia Kerja (Panja) terkait virus corona atau COVID-19 akan dibentuk. Namun saat ini pihaknya masih memantau perkembangan dan berbagai langkah dari pemerintah.

"Kalau untuk panja corona memang sudah kami bersama pikirkan untuk dibentuk, tapi belum ada keputusan lebih lanjut. Mungkin di masa sidang berikutnya ya, tapi kami semua selalu memantau perkembangan kepada mitra kami," kata Farah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/3) seperti dikutip Tagar.id.

Dia menyebut usai masa reses DPR pada 27 Februari-22 Maret 2020, anggota dewan akan segera membahas terkait panja tersebut. Terlebih saat ini orang yang terinfeksi corona semakin bertambah.

"Insya Allah (setelah reses), terlebih apabila kasus corona terutama di RI terus meningkat. Tentu perlu ada langkah yang lebih serius dan preventif dari pemerintah, dan kami dari DPR siap memberi masukan," ujarnya.

Sebelumnya, juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto mengumumkan kasus positif COVID-19 bertambah dua orang, total saat ini menjadi enam kasus. Dua orang terakhir yang terkonfirmasi positif corona itu diklasifikasi sebagai kasus 05 dan 06.

"Hari ini dari hasil pemeriksaan laboratorium kita menambah lagi dua kasus positif," kata Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Minggu (8/3).

Yurianto menjelaskan kasus 05 merupakan seorang pria berusia 55 tahun, diketahui positif COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan dari penelusuran klaster Jakarta.

Sedangkan kasus 06 merupakan pria 36 tahun, imported case dari Jepang. Yang bersangkutan terkena virus corona pada saat bekerja sebagai anak buah kapal Diamond Princess.

"Kondisi keduanya stabil, tidak butuh oksigen, tidak diinfus, sadar penuh, tidak demam, tidak batuk dan tidak pilek. Jadi kondisi dalam keadaan baik," ujar Yurianto.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...