Drama 'D.P.' Disorot Media Korea Utara, Singgung Sisi Negatif Militer Korea Selatan
Foto: Allkpop

Drama 'D.P.' Disorot Media Korea Utara, Singgung Sisi Negatif Militer Korea Selatan

Senin, 13 Sep 2021 | 13:10 | Nisa Diniah

Winnetnews.com -  Korea Utara selama ini dikenal sangat anti dengan konten hiburan dari Korea Selatan. Namun menurut SBS News, salah satu outlet media Korea Utara belum lama ini mengalihkan perhatian mereka ke drama Korea original Netflix "D.P." yang dibintangi oleh Jung Hae In.

"D.P." sendiri menceritakan tentang pengejaran tentara wajib militer yang kabur dari markas dengan berbagai latar belakang masalah. Drama tersebut tak hanya menjadi sorotan netizen Korea Selatan karena dinilai menggambarkan realita sebenarnya di balik markas militer di negaranya. Hal itu rupanya dimanfaatkan oleh Korea Utara untuk mengungkap sisi negatif militer Korea Selatan. 

SBS News melaporkan bahwa salah satu media Korea Utara diduga melaporkan, "[D.P.] saat ini sedang meraih popularitas besar-besaran di antara khalayak global... Drama ini menceritakan kisah mereka yang pergi mengejar rekan-rekan tentara mereka, orang-orang yang terpaksa meninggalkan markas mereka sebagai hasil dari kekerasan dan kekejaman yang tak tertahankan dan tidak manusiawi. Ini secara terang-terangan mengungkap ketidakdisiplinan, kekerasan, dan korupsi politik yang telah mengacaukan angkatan bersenjata Selatan selama beberapa dekade."

Media Korea Utara tersebut menambahkan, "Drama itu dengan jelas menunjukkan bahwa para tentara ini tidak dapat bertahan dari kekerasan dan kekejaman tanpa melarikan diri dari markas mereka, mengungkap gaya hidup neraka dari mereka yang dipaksa untuk bertugas di tentara Selatan.... Ceritanya menggambarkan peristiwa kehidupan nyata yang mengejutkan secara rinci dan saat ini mendapatkan simpati dari banyak penontob di seluruh dunia."

Sementara itu, Korea Utara telah melakukan pengawasan ketat pada konten asing dari Korea Selatan sejak Desember 2020. Pemerintah Korea Utara akan memberikan hukuman denda dan hukuman penjara bagi warga mereka yang ketahuan menikmati konten asing atau meniru budaya negara lain temasuk Korea Selatan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...