Duka Keluarga Korban Tewas Bom Bunuh Diri RS di Pakistan

Duka Keluarga Korban Tewas Bom Bunuh Diri RS di Pakistan

Rabu, 10 Agt 2016 | 06:41 | Rusmanto
WinNetNews.com - Bom bunuh diri di sebuah rumah sakit di Pakistan yang menewaskan 74 orang menyisakan duka mendalam. Keluarga korban yang mayoritas adalah pengacara juga mengekspresikan kemarahan.

Kemarahan itu disampaikan lewat aksi protes yang dilakukan para pengacara dan sejumlah organisasi secara nasional. Demikian dilansir Reuters, Rabu (10/8/2016).

Aksi protes digelar di depan Mahkamah Agung di Islamabad. Jaksa Agung Pakistan, Ashtar Ausaf Ali menyebut pelaku bom bunuh diri lemah dan menyedihkan.

Ledakan bom bunuh diri itu terjadi saat kerumunan pelayat, kebanyakan pengacara dan jurnalis, tengah berkumpul untuk melihat jasad Bilal Anwar Kasi, pengacara senior ternama, yang tewas ditembak beberapa jam sebelumnya. Dalam pernyataannya, Taliban Pakistan juga mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan pengacara senior itu.

Beberapa jam kemudian, ISIS melalui kantor berita Amaq, yang menjadi corong medianya, juga mengklaim bertanggung jawab atas bom bunuh diri di Quetta itu. ISIS mengklaim serangan itu menewaskan 200 orang.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...