Dukungan dan Penolakan Bekasi Gabung ke Jakarta

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Dukungan dan Penolakan Bekasi Gabung ke Jakarta Gapura Selamat Datang di Kota Bekasi. (Foto: Okezone.com)

Winnetnews.com - Wacana Bekasi bakal bergabung ke Jakarta mencuat pasca Walikota Bekasi, Rahmat Effendi menyatakan Bekasi menjadi Jakarta Tenggara saat Sidang Paripurna Istimewa jelang HUT ke-74 RI di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jum'at (16/8/2019).

"Mungkin bekasi itu lebih identik dengan Jakarta, karena secara kultur, budaya yang Betawi," tutur Rahmat Effendi.

Rupanya hal tersebut menuai dukungan dan penolakan dari kalangan masyarakat, pengamat, hingga pejabat. Seperti yang diungkapkan Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata yang menyarankan Walikota Bekasi agar segera membentuk tim khusus (timsus) penggabungan Bekasi ke Jakarta.

"Karena semua akan berpulang kepada aspirasi atau jawaban warga Kota Bekasi itu sendiri," kata Ariyanto di Bekasi seperti dikutip Bisnis.com, Minggu (18/8/2019).

Ia menilai gagasan Jakarta Tenggara merupakan tawaran yang sangat strategis dan menggembirakan bagi Kota Bekasi.

Lagi pula, kata dia, syarat bergabung dengan DKI Jakarta telah terpenuhi sesuai Undang-undang nomor 23 tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2007 tentang syarat-syarat dasar penggabungan sebuah daerah.

"Soal kondisi sosial budaya, letak strategis geografi dan juga pertimbangan pelayanan publik dan keuangan daerah," kata Ariyanto.

Apa Reaksi Kamu?