Skip to main content

Duta Besar Norwegia Berkunjung ke BUMN untuk Bangun PLTA di Kalimantan

Duta Besar Norwegia Berkunjung ke BUMN untuk Bangun PLTA di Kalimantan
Duta Besar Norwegia Berkunjung ke BUMN untuk Bangun PLTA di Kalimantan

WinNetNews.com - Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, Stig Traavik, sore ini berkunjung ke Kementerian BUMN. Dalam kunjungannya kali ini, dia mewakili negaranya menyatakan ketertarikan untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kalimantan.

Traavik menyatakan bahwa perusahaan listrik asal Norwegia, yaitu Statkraft Norfund Power Invest AS (SN Power) tertarik untuk membangun PLTA. Besok, Traavik beserta rombongan Kedutaan Besar Norwegia akan berkunjung ke Kantor Pusat PLN untuk berdiskusi lebih lanjut.

"Belum bicara investasi, mereka mau di hydro power (PLTA). Kita sampaikan ada potensinya. Baru follow up besok pagi, mereka mau dateng ke kantor. Tadi hanya menyampaikan minat mereka," kata Direktur Perencanaan PLN, Nicke Widyawati di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (31/10/2016).

Dalam kesempatan tersebut, Nicke menyampaikan potensi pembangunan PLTA di Indonesia ada lebih banyak ada di luar Jawa, seperti Kalimantan dan Papua.

"Yang paling besar kan potensinya di Kalimantan ada beberapa. Kita kasih tau mereka yang ada potensi besar di Kalimantan, di Papua ada," ujar Nicke.

Selama ini, potensi PLTA di Kalimantan Utara bisa mencapai 6.000 megawatt (MW), namun baru 1% yang bisa dimanfaatkan lantaran lemahnya permintaan. Pembangunan kawasan industri di sekitar PLTA nantinya juga perlu dilakukan agar manfaat pembangunan PLTA bisa dirasakan manfaatnya.

"Seperti contohnya di Kaltara (Kalimanta Utara), potensinya itu 6.000 MW, demand cuma 60 MW. Jadi kita harus bangun industri di sana. Kita harus membangunnya bersama di satu kawasan. Tapi kalau mau bangun industri di situ kan infrastrukturnya juga harus dibangun," terang Nicke.

SN Power juga belum memastikan berapa MW PLTA yang akan dibangun di Kalimantan. SN Power masih akan berdiskusi lebih lanjut dengan PLN bagaimana skema dan di mana PLTA persisnya akan dibangun.

"Kan yang paling besar itu airnya ada di Kalimantan Utara, kemudian Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah, itu aja. Nanti akan kita petakan dimana lokasinya yang paling efisien," tutup Nicke.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top