(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Duterte Ancam Perang Dengan China Jika Masih Melanggar

Fellyanda Suci Agiesta
Fellyanda Suci Agiesta

Duterte Ancam Perang Dengan China Jika Masih Melanggar
WinNetNews.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte akan berperang dengan China jika melanggar wilayahnya. Pada bulan Juli, Permanent Court of Arbitrase memutuskan bahwa China telah melanggar hak-hak berdaulat dengan menjelajahi sumber daya di Laut Cina Selatan di balik "sembilan garis batas", juga menyalahkan Beijing karena telah menyebabkan krusakan permanen, karena melukai kepulauan Spratly “ekosistem terumbu karang 'Filipina”.

Presiden Rodrigo Duterte mengeluarkan peringatan Rabu di saat memberi tanggapan tentang sengketa teritorial Filipina dengan China dalam pidatonya sebelum ada pasukan di sebuah kamp militer timur dari Manila.

Duterte mengatakan Cina telah bersifat damai dan dia tidak ingin melawan, tapi ia takut apa yang akan terjadi jika upaya perdamaian gagal.

Duterte mengatakan: "Saya menjamin kepada mereka, jika Anda masuk ke sini, itu akan menjadi pertumpahan darah. Dan kami tidak akan memberikan kepada mereka dengan mudah. Ini akan menjadi pekerjaan tentara kami, Anda dapat ikut saya." Seperti dikutip dari Asian Correspondent.  

Menurut AFP, Duterte menegaskan bahwa ia tidak ingin memprovokasi Cina dengan respon agresif. Dia mengatakan pemerintah Filipina berniat untuk meredakan ketegangan dengan mengirimkan utusan, dan siap untuk mengambil pendekatan yang lebih keras.

"Kami tidak akan menciptakan neraka sekarang karena penghakiman tetapi akan datang suatu waktu, yang kita harus lakukan adalah perhintungan tentang hal ini. Mereka (China) yang lebih baik datang dengan apa yang mereka inginkan. Karena apakah kita suka atau tidak, bahwa penghakiman arbitrase akan datang tidak hanya oleh Filipina tetapi oleh seluruh negara-negara di Asia Tenggara," katanya. 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});