Duterte Perintahkan Militer Hancurkan Abu Sayyaf

Duterte Perintahkan Militer Hancurkan Abu Sayyaf

Kamis, 11 Agt 2016 | 07:40 | Fellyanda Suci Agiesta
WinNetNews.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerintahkan pada semua tentara untuk menghancurkan kelompok militan Abu Sayyaf. Filipina sudah "terkontaminasi" oleh ISIS. Karena Abu Saayaf sudah bersumpah untuk ISIS.

"Hancurkan mereka, itu perintah," Duterte mengatakan tentara di sebuah pangkalan militer di provinsi selatan Zamboanga.

Dia menggambarkan Abu Sayyaf sebagai teroris dan bandit yang membunuh warga sipil tanpa alasan yang jelas, dan mengesampingkan negosiasi.

Abu Sayyaf, terkenal karena pemerasan, penculikan dan pemboman, memenggal kepala dua warga Kanada yang diculik tahun ini dari sebuah resor wisata. 18 orang warga Indonesia telah dibebaskan serta anggota awak tugboat Malaysia setelah mendapatkan uang tebusan.

Pada bulan Juni, video muncul secara online yang menunjukkan ISIS menerima kesetiaan pada pejuang Abu Sayyaf, dalam pengakuan resmi tersebut dari kelompok Asia Tenggara oleh ISIS, kata para pejabat kontra-terorisme.

"Saya melihat masalah yang menjulang, dalam tiga sampai tujuh tahun dari sekarang, kita akan memiliki masalah dengan ISIS," kata Duterte, menjanjikan peralatan modern untuk tentara melawan Abu Sayyaf, dikutip dari Reuters.

Duterte, yang telah berkeliling camp militer sejak berkuasa lima minggu lalu, mengatakan ia berencana untuk merekrut 20.000 tentara lagi untuk membantu melindungi integritas wilayah negara itu.

"Kami ingin mengontrol semua daerah dan kami tidak ingin kehilangan wilayah," katanya.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...