(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Efek Hukuman Kebiri Kimiawi

Fellyanda Suci Agiesta
Fellyanda Suci Agiesta

Efek Hukuman Kebiri Kimiawi
WinNetNews.com - Presiden Joko Widodo telah menyetujui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Perppu ini mengatur tentang hukuman yang diberikan bagi tersangka kekerasan seksual berupa hukuman kebiri.

Hukuman kebiri yang diberikan berupa kebiri fisik dan kebiri kimiawi. Kebiri fisik dilakukan dengan mengamputasi organ seks eksternal sedangkan kebiri kimiawi dengan menyuntikkan cairan berupa zat kimia anti-androgen kedalam tubuh, sehingga produksi hormon testosteron di tubuh mereka berkurang. Efek lainnya adalah dengan menyuntikan zat kimia anti-androgen ini, akan mengakibatkan penuaan dini, osteoporosis dan melemahnya jantung.

Hukuman kebiri sudah ada di Eropa sejak abad pertengahan. Beberapa Negara yang menggunakan hukuman kebiri ini, seperti Australia, Israel, Rusia, Jerman, Selandia Baru dan beberapa Negara di Amerika Serikat.

 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});