Efektifkah Penggunaan Baby Oil sebagai Pelumas Seks?

Rusmanto

Dipublikasikan setahun yang lalu • Bacaan 2 Menit

Efektifkah Penggunaan Baby Oil sebagai Pelumas Seks?
ilustrasi

Winnetnews.com -  Baby oil dikenal bisa membuat kulit menjadi lebih halus, memiliki wangi yang menyenangkan, serta tergolong murah. Banyak yang kemudian menganggap jika baby oil juga bisa dijadikan sebagai pelumas seks. Padahal, faktanya minyak untuk kulit bayi ini sama sekali tidak memenuhi kriteria sebagai pelumas seks yang baik. Mengapa demikian?

Baby oil merupakan produk sementara dari hasil penyulingan minyak mentah yang berbasis petroleum. Untuk pemakaian luar, baby oil dinyatakan aman digunakan pada kulit, dan ampuh mengatasi ruam popok pada bayi. Namun, hal ini tidak berlaku sebagai pelumas seks, terutama terkait seks vaginal maupun anal.

Baby oil bukan pelumas seks yang baik

Berikut adalah beberapa alasan yang menyebabkan baby oil tidak memenuhi kriteria sebagai pelumas seks yang baik:

  • Baby oil sulit dibersihkan

Akibat sifatnya yang tidak larut dalam air, baby oil menciptakan suatu efek rintangan pada kulit. Selain itu, karena sulit dibersihkan, minyak jenis ini akan bertahan di kulit.

Untuk membersihkannya, tidak bisa hanya sekadar dibasuh dengan air dan sabun, tapi harus digosok, sehingga dapat menyebabkan iritasi kulit.

  • Baby oil meningkatkan risiko infeksi pada vagina

Ditemukan bahwa wanita yang menggunakan bahan berbasis petroleum sebagai pelumas seks akan memiliki risiko terkena vaginosis bacterial dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan yang tidak menggunakannya pada bulan yang sama.

  • Baby oil dapat merusak kondom karet

Hindari penggunaan pelumas berbasis minyak dengan kondom maupun alat KB wanita lain karena dapat merusaknya. Kondom yang rusak akan meningkatkan risiko Anda terkena infeksi menular seksual serta terjadinya kehamilan.

  • Baby oil dapat menodai seprai dan pakaian

Seperti pelumas berbasis minyak lainnya, baby oil akan meninggalkan noda pada seprai dan pakaian yang sangat sulit dibersihkan, atau bahkan sama sekali tidak bisa dibersihkan.

  • Baby oil dapat mendegradasi bahan yang terdapat pada mainan seks

Hindari pemakaian baby oil pada mainan seks berbahan lateks, silikon, karet, maupun plastik, karena pelumas berbasis minyak dapat menurunkan atau merusak kualitas bahan-bahan tersebut.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...