Eggi Sudjana Sebut Kriteria Orang Munafik Ada di Jokowi

Oky
Oky

Eggi Sudjana Sebut Kriteria Orang Munafik Ada di Jokowi Sumber foto : Istimewa

Winnetnews.com - Inilah yang menjadi dasar Eggi dalam bersikap di Pilpres 2019.

"Banyak org munafik di Indonesia. Dan kenapa kita enggak mau pilih Jokowi, karena batasan dan kriteria orang munafik ada di Jokowi. Dan saya katakan Jokowi munafik," kata Eggi dalam Diskusi Kebangsaan yang digelar oleh GMKI Jakarta dengan tema "Menjunjung Tinggi Komitmen Kebangsaan dan Kebhinekaan, Dalam Rangka Mewujudkan Pemilu 2019 Yang Damai Dan Berkualitas" di Museum Kebangkian di Museum Kebangkitan Nasional, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (24/8/2018).

Ciri munafik menurut Eggi adalah merujuk penjabarannya sesuai hadist Nabi Muhammad SAW ada tiga; yakni dimana ketika seseorang berbicara maka ia berbohong, ketika ia berjanji maka ia ingkar, ketika ia diberikan amanah maka ia khianat.

"Jadi saya tidak tuduh Jokowi munafik, tapi kriteria munafik ada di dia. Katanya Indosat buy back, mobil Esemka mana?," tuturnya.

Tentang seruan bahwa kampanye harus objektif dan didasari dengan data dan fakta, Eggi yang juga aktivis senior tersebut menyebutkan bahwa janji Nawacita merupakan data yang bisa menjadi alasan mengapa rakyat tidak perlu memilih Jokowi kembali.

"Kan kita disuruh objektif, nah ada 66 janji jokowi, mana yang dipenuhi," terangnya.

Lebih lanjut, Eggi sangat sepakat bahwa dalam berpolitik dan menyampaikan narasi politis harus mengikuti adab dan budaya ketimuran, salah satunya adalah tidak menyebarkan data bohong dan menghina. Hanya saja, ia juga menyerukan agar publik tidak fanatik buta dan mengerti apa yang terjadi.

"Saya sepakat berpolitik jangan pecah-belah, kita adu data saja, makanya solusinya adalah kita hatus cerdas dan tahu diri," pungkasnya.

Perlu diketahui, bahwa dalam Ijtima' Ulama se-Indonesia yang digelar Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Tegal pada bulan Juni 2015 lalu, bahwa ada fatwa haram memilih orang munafik sebagai pemimpin.

Bahkan menurut KH Abdul Aziz alias Ustad Ovied, MUI mengimbau agar tidak umat Islam tidak memilih pemimpin yang tidak amanah atau yang pernah mengingkari janji-janjinya ketika kampanye.

"Memilih pemimpin yang tidak amanah (fasik,jahat, dan zalim) dengan sengaja sedangkan yang terbaik masih ada untuk dipilih, maka hukumnya adalah haram," papar Kiai Ovied saat itu.

Apa Reaksi Kamu?