(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Ekonomi China Diduga Hanya Tumbuh 6,7%

Rusmanto
Rusmanto

Ekonomi China Diduga Hanya Tumbuh 6,7%

WinNetNews.com - Ekonomi China di kuartal III diprediksi akan tumbuh lebih lambat dari 2009 atau pasca krisis finansial global berakhir. Pertumbuhannya diramal hanya 6,7%.

Prediksi tersebut didapat dari survei yang dilakukan CNN terhadap para ekonom. Ramalan itu lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi China semester I-2015 yang mencapai 7%.

China akan mengumumkan angka pasti pertumbuhan ekonominya pada 19 Oktober mendatang. Sampai akhir 2015, para ekonom memperkirakan ekonomi China hanya akan tumbuh 6,8%.

Prediksinya lebih rendah dari target pemerintah pimpinan Presiden Xi Jinping sebesar 7%. Tak hanya 2015, ekonom juga memprediksi ekonomi China makin melambat tahun depan, hanya tumbuh 6,5%.

Hal ini wajar terjadi, sebab dalam beberapa tahun terakhir China sudah tumbuh double digit alias di atas 10%. Apalagi pemerintah China mulai menggeser fokus dari pembangunan infrastruktur menjadi konsumsi dalam negeri.

Salah satu penyebab lambatnya pertumbuhan ekonomi China di kuartal III adalah data-data ekonomi yang sudah lebih dulu melambat ditambah dengan gejolak di pasar sahamnya. Apalagi respons pemerintah dinilai belum maksimal oleh para ekonom.

"Meski ekonomi sudah melambat, pemerintah China masih belum mengeluarkan kebijakan stimulus tingkat tinggi," kata Louis Kuijs dari Oxford Economics seperti dikutip dari CNN, Kamis (15/10/2015). 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});