Elpiji 3 Kg Langka, Pertamina Adakan Operasi Pasar

Rusmanto
Kamis, 07 Desember 2017 15:04 WIB
Oleh Rusmanto pada Kamis, 07 Desember 2017 15:04 WIB
Image Elpiji 3 Kg Langka, Pertamina Adakan Operasi Pasar
ilustrasi

WinNetNews.com - Terjadi kelangkaan Elpiji 3 kilogram (kg) di beberapa daerah. Bahkan kelangkaan juga terjadi di Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Untuk mengatasi hal itu, PT Pertamina (Persero) melakukan operasi pasar. Manager Communication & Relations Pertamina Jawa Bagian Barat Dian Hapsari Firasati mengatakan operasi pasar di wilayahnya sudah dilakukan sejak Senin kemarin.

Namun untuk membeli Elpiji 3 kg dari operasi pasar, masyarakat harus menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Menurut Sari hal itu guna memastikan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi.

"Biar terdata domisili warga dan memastikan tidak ada pembelian berkali-kali," tuturnya melalui pesan tertulis, Kamis (7/12/2017).

Untuk operasi pasar kali ini, Pertamina hanya menjatahkan pembelian 2 tabung untuk setiap 1 KTP. Sementara untuk harganya di wilayah Jakarta, Bogor dan Depok dibanderol Rp 16 ribu per tabung.

Penambahan pasokan bervariasi ada yang mencapai 60% lebih tinggi dibanding penyaluran normal. Di kota Bogor operasi pasar di gelar di 25 titik dengan menyalurkan sekitar 42% lebih banyak dibandingkan penyaluran normal.

Lalu di Depok pihaknya menyalurkan 24% lebih tinggi dari penyaluran normal. Lalu untuk wilayah Jakarta disalurkan 46% lebih tinggi dari rata-rata. Sementara Bandung, Cimahi dan Sumedang di salurkan 50% lebih tinggi. (detikcom)

Bikin Kolak Pelangi untuk Buka Puasa Yuk!
Wasekjen PBNU: Gubernur DKI Itu Jangan Urusi yang Salat-Salat Gitu Lah

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.