Emas naik setelah data ketenagakerjaan AS lemah

Cincin Suryanto
Senin, 03 Agustus 2015 09:29 WIB
Oleh Cincin Suryanto pada Senin, 03 Agustus 2015 09:29 WIB
Image Emas naik setelah data ketenagakerjaan AS lemah

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Jumat, setelah laporan Indeks Biaya Ketenagakerjaan AS jauh lebih buruk dari yang diperkirakan.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik 6,4 dolar AS atau 0,59 persen menjadi menetap di 1.095,10 dolar AS per ounce.

Sebuah laporan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan Indeks Biaya Ketenagakerjaan meningkat 0,2 persen, yang analis katakan kenaikan terkecil dalam 33 tahun. Ini jauh lebih buruk dari yang diharapkan, dan memberikan dukungan untuk logam mulia.

Analis percaya bahwa laporan yang sangat buruk dapat menekan ekspektasi untuk kenaikan suku bunga bank sentral AS.

Kenaikan suku bunga Fed mendorong investor menjauh dari emas dan menuju aset-aset dengan imbal hasil, karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga. Belum ada kenaikan suku bunga The Fed sejak Juni 2006, sebelum awal krisis keuangan Amerika.

Indeks dolar AS turun 0,27 persen menjadi 97,22 pada pukul 19.15 GMT, memberikan dukungan untuk emas. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar turun maka emas berjangka akan naik, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Perak untuk pengiriman September naik 4,9 sen, atau 0,33 persen, menjadi ditutup pada 14,765 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun lima dolar AS, atau 0,49 persen, menjadi ditutup pada 985 dolar AS per ounce. Demikian laporan Xinhua.

(cn)

Cara Memakai Tas yang Tepat Agar Tidak Mencederai Tubuh
Rizal Ramli Klaim PT PLN Merugi Karena Jokowi Tidak Mendengarkan Nasihatnya

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.