Empat Polisi yang Dipanggil KPK adalah Pengawal Sekretaris MA

Zaenal Arifin
Selasa, 07 Juni 2016 14:44 WIB
Oleh Zaenal Arifin pada Selasa, 07 Juni 2016 14:44 WIB
Image Empat Polisi yang Dipanggil KPK adalah Pengawal Sekretaris MA

 Winnetnews.com -  Empat anggota Kepolisian yang hari ini dijadwalkan menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), adalah pengawal Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Agung Nurhadi.

Keempatnya yakni Brigadir Ari Kuswanto, Brigadir Dwianto Budiawan, Brigadir Fauzi Hadi Nugrono dan lpda Andi Yulianto.

Mereka diperiksa terkait dengan kasus suap panitera di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, mengungkapkan pemanggilan empat anggota polisi ini akan dimintai keterangan terkait konstruksi suap yang dilakukan Doddy Arianto Supeno (DAS), dalam mengamankan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus).

"Penyidik ingin mengkonfirmasi sejumlah peristiwa yang diduga berkaitan dengan tindak pidana yang dilakukan DAS," kata Priharsa di Jakarta, Selasa (7/6/2016).

Menurut Priharsa perkembangan terakhir yang dia terima, keempatnya juga belum hadir memenuhi panggilan penyidik. Pihaknya pun berharap para polisi ini bisa hadir dan memberikan kesaksian demi membantu penyidik kasus suap di PN Jakpus.

"Ini merupakan panggilan kedua, dan permintaan disampaikan melalui Kapolri. KPK berharap mereka kooperatif untuk hadir memenuhi panggilan sebagai bagian dari kesadaran hukum," tutur dia.

Minyak Zaitun Cegah Keriput dan Garis Halus
Baru Pindah ke Juventus, Ronaldo Kembali Bikin Rekor Baru

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.