Erick Thohir: Korupsi di Kementerian BUMN Mencapai 159 Kasus
Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Erick Thohir: Korupsi di Kementerian BUMN Mencapai 159 Kasus

Selasa, 2 Mar 2021 | 14:20 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com - Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan terdapat 159 kasus korupsi di yang dibawahinya itu. Dari jumlah tersebut tercatat setidaknya 53 pejabat kementerian plat merah itu dinyatakan sebagai tersangka.

“Sebagai laporan kepada pimpinan KPK dan transformasi di Kementerian BUMN sejak awal, salah satu isu terpenting mengenai penanganan transparansi BUMN sejak awal, salah satu isu terpenting mengenai penanganan transparansi dan kasus hukum. Saya di awal saat bekerja ketika buka data kasus Hukum di Kementerian BUMN, jumlahnya luar biasa banyak 159 waktu itu, dan yang menjadi tersangka kurang lebih 53 pejabat”tuturnya dalam penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) ihwal upaya upaya pemberantasan korupsi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (2/3).

Demi mencegah korupsi di Kementerian BUMN, Erick menegaskan akan terus melakukan introspeksi dan terus mengupayakan transparansi. Oleh karenanya, lanjut Erick Kementerian BUMN menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kita ingin menghilangkan proses proses yang tidak transparan terutama tadi antara penugasan dan korporasi yang harus dilakukan secara transparan. Tentu ga cukup disitu sebagai laporan, kami terus perbaiki proses daripada pelaporan secara transparan,” tuturnya.

Erick memaparkan, bersama KPK, Kementerian BUMN akan mengedepankan aspek akuntabilitas dan transparansi yang menjadi faktor fundamental akan tetap dijaga.

"Sebagai bentuk laporan kepada pimpinan KPK dan jajarannya KPK, transformasi di Kementerian BUMN memang sejak awal, salah satu isu yang penting adalah mengenai transparansi daripada kasus- kasus hukum," katanya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...