Eropa Timur Khawatir Akan Pengungsi Suriah

Muhammad Takdir
Muhammad Takdir

Eropa Timur Khawatir Akan Pengungsi Suriah

 Wingamers.com - Ketua Komisi Eropa Jean-Claude Juncker hari Rabu lalu menyerukan agar negara-negara anggota Uni Eropa menampung sekitar 160.000 pengungsi, yang melarikan diri dari perang di Suriah dan di tempat-tempat lain, tetapi menghadapi tentangan dari negara-negara yang berkeberatan dengan jatah yang diwajibkan.

Tetapi Pemerintah Ceko dan Slowakia tetap menolak usul kuota tiap negara, yang kata Juncker diperlukan untuk mengatasi krisis migrasi terburuk di Eropa di abad 21 ini. "Saya menolak kuota," kata Perdana Menteri Republik Ceko, Bohuslav Sobotka pekan ini, ketika rincian dari rencana kuota muncul, "karena saya tidak menganggap kuota sebagai solusi tepat bagi krisis migrasi ini."

Perdana Menteri Slowakia Robert Fico menyatakan keprihatinan bahwa teroris mungkin masuk ke Eropa karena banyaknya pengungsi yang berkumpul di pintu-pintu masuk Eropa. Sebagian besar migran mencari tempat permukiman di negara-negara Eropa Barat yang lebih makmur, khususnya Jerman dan Swedia. "Kalau teroris mengelompok di Suriah," kata Fico, "bagaimana kita bisa membedakan teroris dengan migran lain yang melintasi perbatasan Uni Eropa tanpa terkendali?"

Juncker mengatakan Eropa tidak bisa membiarkan Yunani, Italia, dan Hungaria menangani sendiri banjirnya arus pengungsi ini. Soal pengungsi membuat Uni Eropa terpecah, tak semua anggotanya setuju dengan membuka perbatasan mereka.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});