Etika Bertengkar dengan Suami Menurut Pandangan Islam
ilustrasi

Etika Bertengkar dengan Suami Menurut Pandangan Islam

Selasa, 2 Jul 2019 | 20:59 | Rusmanto
Winnetnews.com - Namanya juga hidup berumah tangga. Ada kalanya berselisih. Nah, ketika situasi dalam rumah tangga semakin memanas dan pertengkaran menjadi salah satu puncak emosi yang tidak terkendali. Maka perlu waktu untuk menenangkan diri dari masing-masing pasangan. Tidak ada yang menginginkan situasi seperti ini terus, ada mengisi hari–hari bahagia setiap pasangan.

Tapi, pertengkaran dan berselisih pendapat akan selalu ada menghiasi kehidupan kita. Solusi yang paling tepat mengatasi pertengkaran antara suami istri ini coba dicoba dirangkum melalui risalah kecil ini.

Tips mengatasi pertengkaran suami istri, adalah:

Cukup satu orang yang marah

Cukup seorang saja yang marah marah, yang terlambat mengirim sinyal nada tinggi harus menunggu sampai yang satu reda. Untuk urusan marah, pantang berjama’ah, seorangpun sudah cukup membuat rumah jadi meriah. Ketika ia marah dan kita ingin menyela, segera berkata “STOP”!

Marahlah untuk persoalan itu saja, jangan ungkit yang telah terlipat masa

Siapapun kalau diungkit kesalahan masa lalunya, pasti terpojok, sebab masa silam adalah bagian dari sejarah dirinya yang tidak bisa ia ubah. Siapapun tidak akan suka dinilai dengan masa lalunya. Sebab harapan terbentang mulai hari ini hingga ke depan.

Dalam bertengkar pun kita perlu menjaga harapan, bukan menghancurkannya. Sebab pertengkaran di antara orang yang masih mempunyai harapan, hanyalah sebuah foreplay, sedang pertengkaran dua hati yang patah asa, menghancurkan peradaban cinta yang telah sedemikian mahal dibangunnya.

Kalau marah jangan bawa bawa keluarga!

Konsep Quran, seseorang itu tidak menanggung kesalahan pihak lain (QS.53:38-40).

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...