Evaluasi Dulu UU Terorisme Sebelum Direvisi

Rusmanto
Jumat, 22 Januari 2016 08:35 WIB
Oleh Rusmanto pada Jumat, 22 Januari 2016 08:35 WIB
Image Evaluasi Dulu UU Terorisme Sebelum Direvisi

WinNetNews.com - Pemerintah telah memutuskan untuk merevisi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Ahli hukum tata negara Refly Harun menilai harus ada evaluasi terlebih dahulu sebelum UU itu direvisi.

Baca juga: Pemerintah Sepakat Merevisi UU Terorisme

"Kita harus evaluasi kelemahannya di mana," ujar Refly, Kamis (21/1/2016).

Refli menegaskan, evaluasi tersebut ditujukan untuk mengetahui bagian mana dari UU Nomor 15 Tahun 2003 yang lemah. "Apakah penegakan hukumnya atau pencegahannya. Jangan berfikir hanya dengan merevisi undang-undang," kata Refly.

Menurutnya revisi undang-undang ini adalah buntut dari peristiwa bom di kawasan Tahmrin, Jakarta Pusat. Karena itu harus ada pengkajian lebih dalam lagi.

Beberapa kalangan juga beranggapan bahwa perluasan revisi UU tersebut akan berakibat melanggar HAM. Apa tanggapan Refly?

"Potensinya seperti itu (pelanggaran HAM). Oleh karenanya kita butuh ketegasan. Membuat orang tidak bersalah malah terkena imbasnya. Intinya harus ada evaluasi terlebih dulu dan jangan terburu-buru," pungkas Refly diujung sambungan.

disadur dari situs detik news  

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Jadi Pelatih Baru, Sarri Sebut Chelsea Tak Butuh Skuat Baru

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.