Skip to main content

Excavator Dalam Negeri akan digunakan oleh Perusahaan BUMN

Excavator Dalam Negeri akan digunakan oleh Perusahaan BUMN
Excavator Dalam Negeri akan digunakan oleh Perusahaan BUMN

Bandung - Waskita, Adhi Karya, Pembangunan Perumaham dan lainnya akan menggunakan alat berat pengeruk tanah buatan dalam negeri buatan PT Pindad.

Excavator yang diberi nama Excava 200 itu tinggal menunggu proses sertifikasi.

Rini mengutamakan Perusahaan BUMN untuk menggunakan excavator tersebut karena alat berat tersebut merupakan salah satu alat penting dalam pengerjaan konstruksi.

Rini belum menentukan jumlah pembagian excavator itu, namun dia mengutamakan alat tersebut untuk Wijaya Karya, Waskita Karya, Hutama Karya, Adhi Karya dan Pembangunan Perumahan. "Tahun depan perusahaan tersebut punya proyek yang cukup banyak, jadi mereka sangat membutuhkan produk ini," kata Rini.

Direktur Pindad Silmy Karim mengatakan untuk memproduksi 100 unit alat berat pengeruk itu dibutuhkan sekitar Rp50 miliar yang dikeluarkan dari dana internal perusahaan itu sendiri.

Dia mengatakan semua bagian dari alat itu diproduksi sendiri kecuali mesin dan beberapa suku cadang hidroliknya.

"Kalau mesin kita masih dari luar, tapi belum tahu akan pakai mesin mana, karena saat ini dalam tahap negosiasi," kata Silmy.

Produk tersebut nantinya akan dibandrol dengan harga 90 ribu hingga 110 ribu dolar Amerika atau sekitar Rp1,17 miliar sampai 1,43 miliar.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top