Facebook Meminta Maaf Atas Pelarangan Terhadap Iklan Yang Tayangkan Model Berukuran Tubuh Extra Besar

Facebook Meminta Maaf Atas Pelarangan Terhadap Iklan Yang Tayangkan Model Berukuran Tubuh Extra Besar

WinNetNews.com-Situs media sosial ini beberapa waktu lalu melakukan pelarangan terhadap foto Tess Holiday seorang model extra besar dimana dikatakan bahwa foto tersebut melanggar ketentuan mereka.

image0

Permintaan maaf atas pelanggaran iklan yang menayangkan model mengunaka bikini di raksasa sosial media Facebook telah dilakukan untuk merevisi keputusan yang diambil atas klaim gambar dalam iklan yang melanggar dari standar perusahaan itu mengenai kesehatan dan keamanan. Situs media sosial ini telang melarang foto dari Tess Holiday yang mengatakan bahwa foto tersebut telah melanggar ketentuan yang mana menayangkan perilaku dengan bagian tubuh yang tidak diperbolehkan seperti dilaporkan dalam New York Post.

image1

“Tim kami telah melakukan proses terhadap jutaan iklan bergambar setiap minggunya dan ini merupakan salah satu yang termasuk dimana kami tidak melakukan secara sengaja terhadap iklan tersebut,” jelas Facebook dalam kutipan.” Gambar ini tidaklah melanggar ketentuan iklan kami. Kami meminta maaf untuk kesalahan dan telah membuatkan pengiklan untuk mengetahui bahwa kami telah menyetujui iklan mereka”, tambah Facebook.

image2

Diketahui sebelumnya, bahwa Facebook menolak untuk mempromosikan dalam sebuah konferensi yang diselenggarakan pada bulan Juni oleh sekelompok feminis dari Australia. Kelompol ini bahkan mencoba membayar Facebook untuk menaikan postingan mereka agar banyak orang yang mendaftar tetapi Facebook menolak dengan mengatakan bahwa mereka harus menghapus gambar dan menambahkan kembali submit acara untuk persetujuan. “ Iklan-iklan tersebut mungkin tidak mengambarkan pernyataan tentang kesehatan dan berat badan sebagai sebuah gambaran sempurna atau secara ekstrim tidak diinginkan,” tulis Facebook. Mereka kemudian menambahkan,” iklan-iklan seperti ini tidak diperbolehkan semenjak banyaknya penguna yang melihat merasa buruk mengenai diri mereka. Maka itu, kami merekomendasikan untuk pengunaan gambar yang memiliki relevansi terhadap aktivitas, seperti berlari atau bersepeda”

Dari berbagai sumber

Foto:http://www.telegraph.co.uk/