Fadli Zon Dikritik Karena Menilai Ketua MUI Tidak Paham Politik
Sumber foto : Istimewa

Fadli Zon Dikritik Karena Menilai Ketua MUI Tidak Paham Politik

Jumat, 6 Apr 2018 | 08:53 | Oky

Winnetnews.com - Sikap Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon yang menilai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma'ruf Amin tidak memahami politik dipertanyakan.

Anggota bidang Advokasi Pengurus Pesantren NU se-Indonesia atau Robithoh Ma'ahid Islamiyah (RMI) PBNU, Ridwan Darmawan menyatakan, pernyataan Fadli dianggap reaksi berlebihan dan melecehkan ulama besar.

"Saya sangat menyayangkan pernyataan Fadli zon tersebut," kata Ridwan , Kamis (5/4/2018).

Menurut dia, apa yang disampaikan oleh Rais Aam PBNU Syaikhuna Ma'ruf Amin adalah bentuk imbauan dan wejangan yang sangat santun dari sesepuh dan guru bangsa.

Ridwan berharap, hendaknya Fadli yang juga Wakil Ketua DPR itu lebih bijak dan menunjukkan kesopanan layaknya adat ketimuran yang dijunjung, bukan malah mempersempit persepsi seseorang.Terlebih Ma'ruf Amin adalah kiai khos yang menjadi panutan ummat.

Dia mengingakan Fadli untuk tidak begitu saja membela Prabowo tanpa fakta dan data.

"Asal bela tanpa fakta dan data yang penting dia kawan separtai, kawan se-koalisi," ujarnya.

Sebelumnya Fadli Zon menilai Ma'ruf tidak memahami politik. Pernyataan Fadli menanggapi ucapan Ma'ruf yang meminta Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut nama elite yang dimaksud maling dan penipu.

Saat acara Prabowo Menyapa Warga Purwakarta dan Karawang di Cikampek pada Sabtu, 31 Maret 2018, Prabowo mengatakan kekayaan Indonesia banyak dikuasai asing.

Bahkan, kata Prabowo, masyarakat Indonesia yang memiliki kekayaan alam berlimpah ruah, hanya memiliki gaji dengan rata-rata 15 kali di bawah gaji Singapura.

Prabowo menduga ada masalah lain yang menyebabkan terjadinya ketimpangan di Indonesia, yakni sistem pemerintahan yang salah atau jangan-jangan terjadi karena ada elite yang bodoh, serakah dan bermental maling.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...