Fahri Hamzah Kritik Prabowo, Fahri Hamzah : Kalau Tidak Kuat ya Mendingan Pak Jokowi
Sumber : Istimewa

Fahri Hamzah Kritik Prabowo, Fahri Hamzah : Kalau Tidak Kuat ya Mendingan Pak Jokowi

Kamis, 29 Mar 2018 | 07:05 | Oky

Winnetnews.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah memberikan komentar mengenai banyaknya partai yang secara dini telah menyatakan dukungan kepada Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilpres 2019 mendatang.

Fahri menilai jika Jokowi merupakan salah satu calon yang paling berpeluang untuk menang dalam kembali dan terpilih menjadi Presiden untuk keduakalinya.

“Sepertinya sejak awal Pak Jokowi di antara semua calon yang menonjol dan paling dominan,” kata Fahri Hamzah di Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (6/8/2017), dikutip dari kompas.com.

Ia memberikan catatan kepada partai politik lain yang hendak bersaing dengan Jokowi. Fahri menilai jika calon lain harus punya ide yang bagus guna bisa memberikan perlawanan terhadap Jokowi.

“Tantanganya untuk parpol lain, relevan enggak jadi pesaing Pak Jokowi? Bawa ide baru apa? Pak Jokowi sudah kelihatan bangun sana, bangun sini. Sekarang mau datang, apa idenya?” kata Fahri.

Sebab, menurut Fahri, jika calon lain tak kuat, maka pilihan masyarakat bakal ke Jokowi lagi.

“Kalau tidak kuat, ya mendingan Pak Jokowi,” ucap dia.

Bagi Fahri, elite politik yang hendak bersaing melawan Jokowi pada 2019 mendatang harus sejak sekarang kritis terhadap pemerintah. Sebab, dengan adanya kritik-kritik tersebut rakyat jadi bisa terbuka matanya.

“Saya ingin elite berdebat menunjukkan pandangan yang berbeda, parpol yang tidak suka dengan Pak Jokowi berbicara tajam, tunjukkan perbedaan dan falsafah pandangan dalam menyelesaikan persoalan,” kata dia.

Ia juga memberikan saran kepada Prabowo Subianto yang selama ini digadang-gadang akan menjadi calon presiden di pilpres 2019 untuk vocal menyuaran kritik. Menurut Fahri, selama ini Prabowo masih kurang kritik terhadap pemerintah.

“Biar publik bisa lihat bedanya. Sebab kalau Pak Prabowo banyak diam, publik akan melihat sama saja. Ini Pak Prabowo harus lebih kritis, konstruksi pemikiran harus dibangun. Enggak boleh Senin-Kamis, harus rutin,” kata dia.

Seperti diketahui, beberapa parpol telah menyatakan dukungannya kepada Jokowi di Pilpres 2019. Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudahs sejak semula menyatakan dukungan, terakhir Partai Hanura juga mengukuhkan dukungan ke Jokowi dalam rapat pimpinan nasional Jumat (4/8/2017) lalu.

Bahkan, Perindo yang awalnya kritis ke pemeritahan Jokowi pun kini berencana untuk memberikan dukungan kepada Jokowi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...