Fakta Baru Soal Sepasang Kekasih yang Ditelanjangi di Tangerang
Foto:Istimewa

Fakta Baru Soal Sepasang Kekasih yang Ditelanjangi di Tangerang

Rabu, 15 Nov 2017 | 09:16 | Cindy Cesilia

WinNetNews.com- Kasus pasangan yang ditelanjangi di Cikupa, Tangerang masih menarik perhatian banyak orang. Seperti yang kita ketahui, pasangan kekasih, R (28) dan M (20) mendapatkan dituduh melakukan perbuatan mesum dan diarak dan ditelanjangi. 

Ketua RT berinisial T dan Ketua RW berinisial G di Kampung Kadu RT 07/RW 03, Cikupa, Kabupaten Tangerang jadi tersangka dalam kasus penganiayaan pasangan kekasih, R (28) dan M (20). T, G, dan tersangka lain juga menelanjangi pasangan itu yang kemudian video rekamannya menjadi viral.

T, adalah orang yang pertama kali mendobrak pintu dan sempat memobilisasi massa. Ia pula yang merekam kejadian itu dan mengajak warga untuk ikut mengambil foto R dan M yang sedang diarak keliling.

Polisi sudah menetapkan 6 orang tersangka dalam kasus ini. Mereka dijerat pasal 170 dan 335 dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.

Penyidik Kepolisian Resor Kota Tangerang telah menetapkan enam warga Cikupa, Banten sebagai tersangka karena memukuli dan menelanjangi pasangan kekasih yang dituduh berbuat mesum.

Para tersangka tersebut yakni, G, T, I, S, N dan A. Mereka memiliki peran masing-masing dalam melakukan persekusi pada pasangan kekasih tersebut.

Dari 6 orang tersangka, 2 orang di antaranya merupakan ketua RT dan RW setempat. Mereka terbukti melakukan penganiayaan dan perbuatan melanggar hukum. 

Setelah menetapkan enam tersangka, Kepolisian masih harus menguras energi lebih untuk melenyapkan semua video pemukulan dan penelanjangan pasangan kekasih yang ada di media sosial.

Pada video berdurasi 4 menit 36 detik tersebut, tampak seorang wanita tanpa mengenakan celana serta seorang lelaki yang terlihat bertelanjang dada dan tanpa mengenakan celana dikepung sejumlah warga.

Bahkan, tampak seorang warga menyiramkan air pada pasangan tersebut. Hingga wanita dalam video tersebut berteriak meminta maaf dan meminta warga berhenti melakukan hal tersebut pada mereka. Setelah kejadian ini, sepasang kekasih itu juga masih mengalami trauma yang dalam. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...