Fans Tak Masalah Hak Siar Liga Inggris di TVRI Dicabut
Ilustrasi nonton bola di televisi. [Foto: Bolalob]

Fans Tak Masalah Hak Siar Liga Inggris di TVRI Dicabut

Sabtu, 18 Jan 2020 | 17:15 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Kelompok suporter berbagai klub Liga Inggris di Indonesia menanggapi kekisruhan hak siar TVRI dalam menayangkan Liga Inggris. Mereka menilai tidak masalah jika TVRI tidak lagi menayangkan langsung Liga Inggris musim ini 2019/2020.

TVRI berpeluang menyetop tayangan Liga Inggris setelah pembelian hak siar dianggap sebagai penyebab konflik. Mengutip CNNIndonesia.com, Dewan Pengawas (Dewas) TVRI memutuskan untuk menghentikan Helmy Yahya sebagai direktur utama dengan salah satu alasannya pembelian hak siar Liga Inggris.

Presiden Bigreds yang merupakan kelompok suporter Liverpool di Indonesia, Dimas Pridinaryana Putra, mengatakan pecinta The Reds di Indonesia tidak berharap banyak pada tayangan Liga Inggris di TVRI.

"Selama ini teman-teman juga tidak berharap banyak pada TVRI untuk menyiarkan. Kebanyakan teman-teman memasang provider atau ikut nobar [nonton bareng] atau streaming. Jadi dengan apa yang terjadi pada TVRI, ya tidak berpengaruh banyak," ucap Dimas, Jumat (17/1).

Senada dengan Bigreds, Manchester City Supporters Club Indonesia (MCSCI) juga tidak masalah jika TVRI menghentikan siaran Liga Inggris. Presiden MCSCI, Ipung Purwanto, mengatakan banyak pertandingan besar Liga Inggris yang tidak ditayangkan TVRI.

"Menurut saya tidak terlalu berpengaruh kalau TVRI berhenti siarkan Liga Inggris, karena yang mereka siarkan hanya sebagian kecil dari sejumlah pertandingan yang ada di Liga Inggris. Saya pribadi juga tidak pernah nonton dari TVRI untuk Liga Inggris dari awal sampai sekarang," ujar Ipung.

Sebagai suporter Ipung lebih berharap pertandingan Liga Inggris bisa lebih banyak disiarkan televisi lokal yang lain.

"Kalau TVRI terputus mungkin stasiun televisi lain bisa bekerja sama dengan Mola TV. Tapi berhubung hak siar ada di Mola TV jadi kami ikut saja dengan kebijakan yang sudah dibuat. Fans hanya bisa bersuara, tapi suaranya tidak bisa menentukan," ucap Ipung. [cnn]

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...