FBI Turun Tangan Atasi Kasus Pelecehan Seksual Harvey Weinstein

Cindy
Kamis, 12 Oktober 2017 15:34 WIB
Oleh Cindy pada Kamis, 12 Oktober 2017 15:34 WIB
Image FBI Turun Tangan Atasi Kasus Pelecehan Seksual Harvey Weinstein
Foto:Gettyimages

WinNetNews.com-  Kasus pelecehan seksual produser film Hollywood, Harvey Weinstein semakin menarik perhatian publik. Setelah dikabarkan menajalani rehabilitasi kecanduan seksi di Eropa, kasus Harvey Weinstein sedang dipelajari FBI Amerika Serikat.

Dikutip dari berbagai sumber yang ada, FBI dilaporkan sudah membuka penyelidikan terhadap Harvey Weinstein. Menurut Dailymail, Departemen Kehakiman yang dijalankan oleh Jaksa Agung Jeff Sessions sudah membuat perintah.

Sayangnya, masih belum jelas apakah Sessions memerintahkan langsung penyelidikan tersebut atau tidak. Apalagi banyak yang menyebut bahwa keputusan itu sangat politis, mengingat fakta bahwa weinstein adalah seorang anti Trump.

Kami tidak mengonfirmasi atau menolak adanya investigasi yang sedang berlangsung," kata juru bicara FBI dalam sebuah pernyataan.  Belum diketahui apakah Presiden Trump memerintahkan Sessions untuk menginstruksikan FBI atau itu datang dari Sessions sendiri.

Trump mengatakan bahwa dirinya tidak terkejut dengan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Weinstein. "Saya sudah mengenalnya selama bertahun-tahun, saya tak terkejut," kata Trump.

Bos dan produser film Hollwood, Harvey Weinstein dipecat oleh perusahaannya karena terlibat pelecehan seksual. Saat ini, ada 30 artis yang disebut-sebut sudah menjadi korban pelecehan produser papan atas Hollywood itu.

7 Benda ini Bisa Pengaruhi Kinerja di Kantor
Ayu Ting Ting Disebut Tiru Gaya Kate Middleton

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.