Fenomena Kabut di Dubai, Objek Foto yang Paling Menakjubkan

Fenomena Kabut di Dubai, Objek Foto yang Paling Menakjubkan

Jumat, 22 Apr 2016 | 15:14 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Siapa yang tidak kenal dengan Dubai? Kota yang memiliki gedung-gedung pencakar langit, telah menjadi ikon-ikon – ciri khas sebuah kota metropolis futuristik berpendingin udara yang berdiri di tengah padang pasir tandus.

Tetapi selama beberapa kali dalam setahun, jika kamu beruntung berada ditempat yang tepat, kamu bisa melihat kota metropolis yang futuristik ini menjadi kota di atas awan yang diselubungi kabut tebal.

Untuk mengabadikannya pun cukup rumit. Fenomena aneh ini hanya terjadi antara dua atau enam kali dalam setahun, kadang-kadang antara September dan November. Ketika kabut sudah menutupi Dubai, maka akan terlihat gelap dan kamu tidak bisa melihat sesuatu didepan kamu. cahaya-cahaya kota menghilang dalam kabut yang begitu tebal sehingga Anda tidak dapat melihat tanah di depan kamu.

Kabut muncul saat musim panas yang terik berubah ke musim dingin yang cukup sejuk. Ketika udara dingin pada malam hari bertemu dengan pagi yang panas dan lembab, kabut terbentuk pada dini hari, menyelimuti kota dalam asap yang tebal.

image0

Untuk melihat fenomena ini, kamu harus rela bangun pada pagi dibawah pukul sembilan. Karena kabut itu cenderung menghilang pada pukul sembilan pagi dan biasanya menjadi terlalu tajam untuk difoto pada jam tujuh pagi. Jika kamu bangun pagi untuk mengabadikan kabut ini, maka hasilnya akan lebih bagus.

untuk hasil foto yang lebih bagus, kamu harus berada di atas kabut tersebut. Caranya, kamu bisa berada di gedung tertinggi di Dubai. Tenag saja, Dubai tidak kekurangan gedung-gedung pencakar langit kok. Sebisa mungkin kamu kamu pergi ke lantai yang tidak lebih dari lantai 70. Beberapa gedung pencakar langit di Dubai seperti The Princess Tower, Burj Khalifa, Index Tower, Rose Rayhaan (dikenal dengan Rose Tower) dan Cayan Tower semuanya mencapai lebih dari 70 lantai.

Karena Dubai adalah Dubai adalah satu dari sekian tempat di dunia yang paling banyak menggunakan pendingin udara. Artinya, segala sesuatu yang terbuat dari kaca, seperti lensa kamera Anda, pasti berkabut saat Anda berjalan keluar. Untuk menghindarinya, cobalah meninggalkan perlengkapan kamera Anda di luar di balkon Anda atau matikan pendingin udara sebelum melangkah keluar. Sebagai tambahan bawalah sebanyak mungkin pembersih kaca dan jangan mengganti lensa Anda di luar (atau, sensor Anda akan berkabut juga), dan Anda tidak akan mendapatkan foto yang elok. Untuk pengambilan gambar di pagi buta, sebuah tripod disarankan untuk membantu akibat cahaya yang rendah.

Sebelumya, ada baiknya mengamati indeks kelembaban udara dan temperatur untuk melihat apakah laporan cuaca memperkirakan datangnya kabut pada waktu yang lain.

Dilansir dari BBC

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...