Skip to main content

Fenomena Ojek Online Rambah Sistem Syar’i

Fenomena Ojek Online Rambah Sistem Syari
Fenomena Ojek Online Rambah Sistem Syari

Fenomena jasa transportasi online yang berkesan ‘menjemput’ bola daripada di pangkalan seperti Go-Jek, Grab Bike dan Uber mulai memberikan inspirasi bagi anak-anak muda lainnya. Kali ini inovasi ojek sistem online muncul dari kota Surabaya.

Dikarena Indonesia mayoritas Islam yang banyak memegang teguh ajaran syariahnya, banyak wanita yang merasa sulit dan keberatan jika berkendara dengan laki-laki yang bukan muhrimnya, menjadi halangan untuk bepergian dengan transportasi umum.

Evilita Adriani, mahasiswi asal Surabaya yang baru berusia 19 tahun, membuat layanan transportasi khususnya ojek online yang semua pengemudinya adalah wanita dan hanya menerima penumpang wanita.

image0

Evilita mengatakan bahwa di era yang serba ada ini, kenapa masih belum ada yang memberi pemecahan terhadap hal itu. Lalu juga maraknya pelecahan seksual dalam transportasi umum. Kami ingin menjadi pelopor transportasi yang privat untuk wanita. Wanita itu perlu perlakuan khusus.

Melansir laman dreamersradio, walaupun belum memiliki aplikasi sendiri untuk memesan ojek seperti yang lain, Ojek Syar’i sudah bisa menjaring 30 orderan perharinya. Ojek Syar’i ini bisa dipesan melalui aplikasi chatting seperti WhatsApp, Line dan BBM ataupun via Twitter.

Selain Surabaya, usaha yang telah diresmikan pada Maret 2015 ini sudah merambah ke kota Sidoarjo serta Malang. Dan dalam waktu dekat akan segera launching di ibukota Jakarta. Inovasi ini dinilai mengangkat kepedulian dan memberikan rasa nyaman berkendara umum untuk para perempuan.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top