Film '3 Srikandi' Siap Ramaikan Bioskop Indonesia di Bulan Agustus

Kontributor
Kontributor

Film '3 Srikandi' Siap Ramaikan Bioskop Indonesia di Bulan Agustus
WinNetNews.com - Film 3 Srikandi yang bertemakan nasionalisme akan segera hadir dari sudut yang berbeda. Film menggambarkan cerita ketiga atlet wanita panah yang berhasil memperoleh prestasi dalam mendapatkan medali emas untuk Indonesia di ajang Olimpiade.

Dalam mengawali tayang perdananya pada 30 Agustus mendatang film sejarah olahraga yakni 3 Srikandi mengunggah trailer resmi yang berdurasi 2 menit 30 detik. Dalam Video singkat film digarap rumah tersebut memperlihatkan perjuangan keras atlet nasional yang diperankan oleh Bunga Citra Lestari, Tara Basro dan Chelsea Islan.

Berlatar belakang saat pelaksaan ajang Olimpiade 1988 di Seoul, Korea Selatan, diperankan oleh ketiga pemeran utama yaitu Nurfritriyana (Bunga Citra Lestari), Lilies Handayani (Chelsea Islan) dan Kusuma Wardani (Tara Basro). Film 3 Srikandi bercerita tentang perjuangan tiga atlet cabang panahan Indonesia yang berhasil meraih medali di ajang Olimpiade Seoul pada tahun 1988.

Trailer Film '3 Srikandi' :

Namun dibalik prestasi yang mereka raih, ada sesuatu yang harus mereka korbankan. Impian, politik, keluarga, tanggung jawab, dan cinta menjadi konflik yang harus dihadapi oleh Nurfritriyana, Lilies Handayani serta Kusuma Wardani. Aktor peraih dua piala Citra Reza Rahadian, juga ikut terlibat di film ini sebagai si 'Robin Hood Indonesia' Donald Pandiangan, yang berhasil menjuarai 4 kali kompetisi panahan Sea Games.

Dengan Melewati proses latihan yang keras dan disiplin, tiga orang atlet tersebut akhirnya mampu memberikan persembahan terbaik untuk Indonesia dengan mendapatkan medali pertama sepanjang sejarah Indonesia di olimpiade.

Selain Bunga, Chelsea, Tara, dan Reza, sejumlah aktor kenamaan lain juga ikut memeriahkan film garapan Iman Brotoseno ini, antara lain Donny Damara, Mario Irwinsyah, Detri Warmanto, serta Indra Birowo. Film 3 Srikandi adalah layar lebar yang diangkat dari kisah nyata tentang atlet panahan Indonesia yang berhasil mengharumkan nama bangsa dalam ajang kompetisi bergengsi di era 80an. Menurut sang sutradara, film ini di dramatisir sekitar 20% dan 80% mengikuti kisah nyata.

Apa Reaksi Kamu?