Film 'Nerve' Gambaran Anak Muda Gampang Kecanduan Internet
Nerve Film

Film 'Nerve' Gambaran Anak Muda Gampang Kecanduan Internet

Sabtu, 10 Sep 2016 | 21:12 | Kontributor

WinNetNews.com -Diadaptasi dari buku karya Jeanne Ryan, Jessica Sharzer menulis skenario Film 'Nerve' dengan baik. Dari awal penonton sudah langsung diajak untuk mengetahui karakteristik Vee (Emma Roberts), tokoh utama dalam film ini. Yang menjadikan film ini menarik adalah eksekusi Henry Joost dan Ariel Schulman (Paranormal Activity 3 dan 4) sebagai sutradara. Dengan perlahan mereka menaikkan tensi film, dari awalnya sebagai film yang "menggemaskan" menjadi sebuah thriller yang solid begitu penonton tahu betapa berbahayanya permainan Nerve tersebut.

Ini memang sebuah film anak muda yang ringan. Setiap gambar dalam film ini meneriakkan kekinian. Dengan visual yang bercahaya neon, soundtrack yang diisi bintang-bintang hits, deretan pemain dari aktor-aktor kinyis,Juliette Lewis satu-satunya pemain dewasa dalam film ini—dan bercerita tentang kecanduan anak muda terhadap internet, 'Nerve' memang menargetkan anak muda sebagai pangsa pasarnya. Namun, film ini sebenarnya menyajikan lebih dari sekedar dua bintang muda rupawan saling berciuman.

'Nerve' dengan cerdas menggambarkan bagaimana sosial media, terutama kaum anomin yang kerap melakukan "bully" di internet, bekerja. Sebagai tontonan hiburan yang ringan, film ini memberikan gambaran terhadap cara kerja internet/sosial media dengan begitu tepat sasaran. Dengan kepopuleran game seperti Pokemon Go, film ini menjelaskan dengan mudah kenapa anak muda begitu gampang kecanduan dengan apapun yang ada di internet.

Dengan dua pemain utama yang kharismatik, 'Nerve' menawarkan sebuah permainan yang mengesankan. Temponya yang melayang tanpa henti akan membuat Anda tertawa-tawa sebelum akhirnya cengiran Anda berhenti dan berubah menjadi ketakutan. 'Nerve' mungkin film remaja cetek. Tapi, jelas mempunyai sesuatu untuk diutarakan.

Saksikan trailernya disini:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...